Lombok Selatan Adventure, Chapter 1 : Padang Bai

Mendengar kata “Liburan ke Lombok“, apa yang pertama kali terpikirkan di kepala teman – teman?

Mungkin Lombok Selatan Adventure?

Tapi kebanyakan pasti  “Pantai Senggigi, dan tiga pulau kecil Gili termasuk Gili Trawangan“.

Karena tujuan wisata tersebut memang sudah banyak terekspose ke dunia luar.

Namun, kali ini saya mencoba sedikit style berbeda yaitu eksplorasi Lombok Selatan.

Meskipun saya belum pernah ke Lombok bagian selatan, tetapi saya mencoba mengeksplore tempat wisata di Lombok pada sisi yang mungkin hanya sedikit orang mengetahuinya.

Niatnya sih adventure keliling lombok, sambil mengunjungi beberapa tempat wisata di Lombok yang cakep cakep itu.

Yah, sesekali gak cuma keliling liburan di Bali, tapi menjelajah pulau yang ada disebelahnya juga dong.

Lombok Selatan Adventure : Menjelajah Lombok Selatan Si Mutiara Timur Yang Tersembunyi

Pantai Selong Belanak, primadona yang ada di Lombok Selatan
Pantai Selong Belanak, primadona yang ada di Lombok Selatan

Keindahan dari tempat wisata yang ada di Lombok Selatan yang sebenarnya tak kalah dari tempat wisata yang ada di Lombok Utara, atau bahkan tempat wisata di Bali sekalipun.

Namun pontensi wisata di Lombok Selatan kurang begitu terekpose. Mungkin karena jalur menuju lokasi yang sangat extreme.

Jalan – jalan ke Lombok Selatan kali ini saya menggunakan sepeda motor matic saya.

Jadi bisa di bilang touring rame rame lah, dengan total peserta 3 orang, dan menggunakan 2 sepeda motor.

Kenapa saya memilih naik sepeda motor?

Selain bisa berhemat dan jarak Pulau Bali dan Lombok yang cukup dekat, kalau naik sepeda motor, tempat wisata yang bisa di kunjungi jadi lebih banyak.

Apalagi untuk jalur Lombok bagian selatan yang sedikit extreme.

 

 

(Baca Juga : Pantai Selong Belanak : Eat, Surf, and Fun!)

Untuk jalur yang di lewati adalah sebagai berikut:

Jalur Kuta (bali) - Padang bai(bali)
Jalur Kuta (bali) – Padang bai (bali)

(Baca Juga : Virgin Beach, Ternyata Pantai Alami Itu Masih Ada)

Jalur Lembar(Lombok) - Kuta (Lombok Selatan), salah satu rute Lombok Selatan Adventure saya!
Jalur Lembar(Lombok) – Kuta (Lombok Selatan), salah satu rute Lombok Selatan Adventure saya!

Berangkat dari Kuta, Bali jam 9 malam, saya berharap sampai di pelabuhan padang bai sekitar jam 12 malam, dan bisa tidur di  atas kapal ferry nantinya.

Perjalanan dari Kuta, Bali ternyata diawali dengan sambutan cuaca yang kurang bersahabat.

Ketika saya baru saja memasuki daerah Gianyar, hujan yang begitu lebat menyambut.

Jalur Motor Touring Lewat Lombok Selatan
Jalur Motor Touring Lewat Lombok Selatan

Otomatis jas hujan pun segera kami pakai, agar  sampai tepat waktu di Pelabuhan Padang Bai.

Jalan menuju Padang Bai sendiri cukup mudah, karena sudah dipisah menjadi 2 jalur yang masing – masing satu arah.

Hujan lebat ini memaksa kami memacu motor dengan kecepatan rendah.

Selain itu jalan yang gelap gulita membuat kami harus ekstra hati – hati, biarlah lambat asal selamat.

Memasuki daerah Karangasem hujan mulai reda, dan hujan baru benar – benar reda ketika sampai di Pelabuhan Padang Bai.

Sesampai di sana waktu menunjukkan jam 11.30, atau setengah jam lebih cepat dari yang saya perkirakan.

Pelabuhan Lembar, tujuan akhir jika menyeberang dari Pelabuhan Padang Bai
Pelabuhan Lembar, tujuan akhir jika menyeberang dari Pelabuhan Padang Bai

Padang Bai, merupakan salah satu jalur keluar masuk ke Pulau Dewata yang terletak di sisi timur Bali.

Terletak di Kabupaten Karangasem, dan merupakan akses satu – satunya ke pulau Lombok lewat jalur laut.

Dari Padang Bai, saya akan masuk melalui Pelabuhan Lembar yang ada di Lombok Barat.

Sebenarnya banyak tempat menarik di Padang Bai seperti Pantai Bias Tugel misalnya.

Namun karena tujuan utama adalah Pulau Lombok, jadi di Padang Bai kami cuma singgah saja dan secepatnya membeli tiket menyeberang.

Memang waktu libur kami yang pendek memaksa untuk memanfaatkan waktu dengan lebih efisien.

Sekedar informasi, kapal ferry di Pelabuhan Padang Bai yang menuju Lombok akan berangkat tiap satu jam sekali dari pelabuhan ini.

Jadi tidak usah khawatir tidak menddapatkan kapal untuk menyeberang meski datang pada dini hari.

Saya sendiri mulai menyeberang sekitar jam 12 malam waktu itu, dengan harga tiket menyeberang Rp. 102.000 karena membawa motor.

Penyeberangan ke Pulau Lombok akan memerlukan waktu sekitar 4-5 jam.

Nah! Jika berangkat dini hari seperti saya, cukup banyak waktu untuk beristirahat sebelum meneruskan perjalanan panjang di Pulau Lombok pada keesokan hari.

Asiknya lagi bisa merasakan pengalaman tidur terombang-ambing di tengah laut.

Mau coba Lombok Selatan Adventure juga? Hehehe… (*)

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Lombok Selatan Adventure, Chapter 2 : Lembar

Akhirnya sampai di Lombok juga, saatnya melanjutkan perjalanan ke Kuta di pesisir Lombok Selatan.

Ternyata naik kapal ferry lebih dari 4 jam itu enak juga, sampai – sampai saya tidak bisa tidur sama sekali di atas dek.

Hahaha… Apalagi kondisi gelombang laut yang mendukung  untuk bisa mabuk laut.

Yah, untungnya saya tidak sampai mabuk laut :D.

Sekitar jam 05.00 waktu setempat kapal ferry yang mengantar kami mengarungi selat bali akhirnya merapat di Pelabuhan Lembar, Lombok.

Lombok Selatan Adventure, Petualangan Dimulai Dari Pelabuhan Lembar

Wonderful Lombok!
Wonderful Lombok!

Pagi hari di Pelabuhan Lembar terlihat sepi, hanya ada beberapa truk besar yang sedang menanti penyeberangan selanjutnya.

Tujuan kami selanjutnya adalah menuju Kuta Mandalika.

”Kuta” yang kami maksud bukanlah kuta yang berada di Bali.

Tetapi kuta yang berada di Lombok selatan, yang kondisinya pun berbalik 180 derajat dari Kuta yang ada di Bali.

Kuta – Lombok Selatan ini suasananya lebih sepi, sangat cocok untuk bersantai dan menikmati kesunyian alam.

Pelabuhan lembar di pagi hari
Pelabuhan lembar di pagi hari

Perjalanan menuju Kuta – Lombok Selatan kami mulai ketika sang mentari baru saja menggeliat menampakkan wujudnya, dengan harapan kami bisa sampai  sebelum sore hari.

Selama perjalanan kami disuguhi pemandangan Lombok yang benar benar “breath stopping scenery“.

Pepohonan hijau di kanan kiri, juga sesekali terlihat burung – burung terbang berkelompok.

Kadang di perjalanan ada penduduk lokal yang selalu heran melihat kami. Hmm…

“Mungkin karena tampang kami yang terlihat seperti turis kesasar ya?” ^^

Tidak jarang kami berhenti untuk sekedar mengambil foto dan menikmati pemandangan yang jarang kami temui di kota besar.

Karena sekalipun kami tinggal di Kuta, Bali yang konon katanya pusat pariwisata Indonesia.

Pemandangan yang ada di Lombok jarang kami lihat.

Selain itu, ada banya sekali wisata pantai tersembunyi di pesisir Pulau Lombok ini.

Ketemu Banyak Pantai Keren

 

 

(Baca Juga : Pantai Selong Belanak : Eat, Surf, and Fun!)

 

Mau lihat video perjalanan yang lainnya, subscribe aja channel youtube.com/catperku

(Baca Juga : Panas Tapi Adem Di Pantai Mawun)

 

Setiap perjalanan, terutama jika naik sepeda motor, memang harus dengan persiapan yang matang.

Kita harus siap dengan kejutan yang setiap saat bisa kita temui, seperti yang kami temui di jalur Lombok Selatan ini.

Jalan beraspal hanya dapat kami temui kurang dari seperempat total perjalanan menuju Kuta di Lombok.

Yah,, ternyata masih ada sisi dari Indonesia tercinta ini yang memiliki jalan kurang terawat, atau bisa disebut dengan “rusak berat”.

Mungkin juga pemerintah setempat kurang bisa “berpikir”, padahal jika dimaksimalkan bukan tidak mungkin bisa memajukan Lombok.

Karena jalur transportasi merupakan salah satu poin utama dari perkembangan suatu wilayah.

Jalanan yang bagus, itu berarti jelajah tempat wisata di Lombok akan semakin mudah.

Jarang sekali saya bisa melihat sekelompok burung terbang seperti ini
Jarang sekali saya bisa melihat sekelompok burung terbang seperti ini
Hanya dapat anda temukan lewat jalur Lombok Selatan
Hanya dapat anda temukan lewat jalur Lombok Selatan

(Baca Juga : Tips Bikepacking Overland Dengan Motor)

Hutanku, yang tinggal sedikit
Hutanku, yang tinggal sedikit

Ada Banyak Hal Baru Yang Saya Temui

Sawah yang menghijau, indahnya indonesiaku
Sawah yang menghijau, indahnya indonesiaku

Kalau ada orang bilang, jalan menuju surga itu memang sulit dan berliku, itu benar sekali!! Saya 99,999% setuju!! 😀

Seperti perjalanan kami menyusuri jalur selatan Lombok dengan harapan bisa menemukan yang menurut kami “surga” di Indonesia tercinta :D.

Jalan berlumpur, berkerikil dan berbatu bukan halangan bagi kami. Duh! Lebay deh!

Yah, tetapi memang benar adanya, kondisi jalur Lombok Selatan yang ada memang hanya jalur aspal rusak.

Hanya meninggalkan batu – batu kecilnya, juga jalan berlumpur akibat hujan.

Namun di balik kekurangannya itu, pemandangan jalur selatan Lombok tidak ada duanya.

Pemandangan demi pemandangan indah membuat kami terkagum – kagum, melupakan semua kondisi jalan tadi.

Semoga jalan ini sudah diperbaiki jika lewat lagi nanti ^^
Semoga jalan ini sudah diperbaiki jika lewat lagi nanti ^^

Rute jalur selatan Lombok akan melalui daerah yang bernama “Sekotong”.

Ada satu hal yang unik dari daerah ini, yaitu penambangan emas liar yang menjadi mata pencaharian penduduk sekitar.

Mereka menambang emas dengan menggunakan alat – alat sederhana, dan memprosesnya dengan alat yang bernama “gelundung“.

Alat yang bernama “gelundung” ini sering saya temui di setiap rumah penduduk yang saya lewati.

Namun saya kurang tahu bagaimana cara mereka memproses dari bongkahan – bongkahan tanah menjadi emas.

Mungkin nanti jika saya berkesempatan melewati daerah ini lagi, saya akan mencari tahu.

Penambangan Emas liar, menjadi mata pencaharian penduduk Sekotong
Penambangan Emas liar, menjadi mata pencaharian penduduk Sekotong

Tidak hanya terbuai dengan ekstrimnya jalur Lombok Selatan, dan uniknya penambangan emas liar, juga cantiknya pantai yang dimiliki Lombok Selatan.

Kami pun menyempatkan mengunjungi beberapa seperti Pantai Selong Belanak, Pantai Mawun, dan beberapa pantai tak bernama ( karena saya memang tidak tahu namanya ^^).

Sementara Pantai Kuta yang ada di Lombok selatan adalah tujuan terakhir sekaligus tempat kami menginap nantinya.(*)

Kuta , yang bukan berada di Bali, tapi di lombok selatan ^^
Kuta , yang bukan berada di Bali, tapi di Lombok Selatan ^^

Galery Petualangan Di Lombok Selatan

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.