Touring Seru dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan

Hai, teman-teman pecinta touring! Saya punya cerita seru tentang petualangan touring saya dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan. Rute ini sebenarnya awalnya direncanakan berbeda, tetapi karena satu dan lain hal, kami membuat perubahan rencana dan malah menemukan pengalaman yang tak terlupakan. Jadi, mari kita simak perjalanan seru ini!

Rencana Awal dan Perubahan Rute

Awalnya, rencana touring kami adalah mengikuti rute Pertamina Enduro Sabang – Gresik. Rute ini sangat panjang dan menantang, melintasi berbagai daerah di Indonesia.

Namun, seperti yang sering terjadi dalam petualangan, rencana bisa berubah sewaktu-waktu.

Kami seharusnya melewati Kota Sibolga dalam perjalanan kami, tetapi pada akhirnya, kami memutuskan untuk langsung menuju Padang Sidempuan dari Pulau Samosir.

Keputusan ini diambil karena pertimbangan waktu dan kondisi jalan yang lebih baik. Kadang-kadang, fleksibilitas adalah kunci untuk menjadikan perjalanan lebih menyenangkan.

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Rute yang Kami Lewati

Rute alternatif yang kami pilih adalah sebagai berikut:

  1. Pulau Samosir: Kami memulai perjalanan kami dari Pulau Samosir, sebuah pulau yang terletak di tengah Danau Toba, Sumatera Utara. Pulau ini terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan.
  2. Dolok Sanggul: Dari Pulau Samosir, kami menuju ke Dolok Sanggul, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Perjalanan ini memungkinkan kami untuk menikmati pemandangan alam yang indah sepanjang jalan.
  3. Kota Siborong Borong: Meskipun awalnya kami tidak berencana melewati Kota Sibolga, kami tetap berkesempatan singgah di Kota Siborong Borong. Kota ini terletak di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kami menikmati makan siang lezat di sini sebelum melanjutkan perjalanan.
  4. Kecamatan Sipirok: Selanjutnya, kami melintasi Kecamatan Sipirok, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Perjalanan ini memungkinkan kami untuk merasakan nuansa pedesaan yang tenang dan damai.
  5. Padang Sidempuan: Akhirnya, kami tiba di Padang Sidempuan, tujuan akhir kami dalam perjalanan ini. Padang Sidempuan adalah kota yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Kami merasa lega dan senang bisa mencapai tujuan kami dengan selamat.

[ Baca Juga: 30 Hari Bertualang : 5000 KM++ Pertamina Enduro Touring ]

Jarak Tempuh dan Tantangan

Jarak total perjalanan kami dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan adalah sekitar 230 kilometer.

Perjalanan ini mungkin terdengar singkat, tetapi seperti yang sering terjadi dalam touring, jarak tidak selalu mencerminkan kesulitan perjalanan.

Selama perjalanan, kami menghadapi berbagai tantangan. Jalan yang berliku-liku, medan yang naik turun, dan kondisi jalan yang beragam menjadi bagian dari petualangan kami.

Namun, itulah yang membuat touring begitu menarik, bukan?

[ Baca Juga: Touring Padang Sidempuan to Bukittinggi ]

Kenangan Tak Terlupakan

Meskipun rencana awal kami berubah, perjalanan kami dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan adalah pengalaman yang tak terlupakan.

Kami dapat menikmati keindahan alam Sumatera Utara, menjelajahi daerah-daerah yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya, dan merasakan keramahan penduduk setempat.

Kami juga menghargai fleksibilitas dalam perjalanan kami. Terkadang, hal-hal tidak berjalan sesuai rencana, tetapi itulah yang membuat petualangan semakin menarik.

Kami belajar untuk beradaptasi dan menemukan kebahagiaan dalam momen-momen yang tidak terduga.

[ Baca Juga: Konvoi City Touring Bareng Komunitas Biker Medan ]

Kesimpulan

Touring dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan adalah perjalanan yang penuh petualangan dan kenangan tak terlupakan.

Rencana awal yang berubah membawa kami pada petualangan yang lebih menarik dan beragam.

Ini adalah pengingat bahwa terkadang yang terbaik dalam perjalanan adalah menjalani momen dengan sepenuh hati dan terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan baru.

Jadi, jika kamu adalah pecinta touring, jangan ragu untuk menjelajahi rute-rute baru dan bersiaplah untuk petualangan yang menarik.

Siapa tahu, kamu juga akan menemukan kenangan tak terlupakan di sepanjang jalan!

Naik Honda PCX Di Padang Pasir Bromo Apakah Kuat?

Halo teman-teman! Kali ini, saya akan bercerita tentang petualangan tak terlupakan saya ketika menjelajahi Padang Pasir Bromo dengan menggunakan Honda PCX. Saya akan membagikan pengalaman seru ini serta memberikan informasi detail tentang motor matic premium ini. Jadi, mari kita mulai perjalanan ini!

Petualangan Menjelajah Padang Pasir Bromo dengan Honda PCX

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Honda PCX: Motor Matic Premium yang Elegan

Honda PCX adalah motor matic premium buatan Honda yang telah mendapatkan banyak perhatian di Indonesia. Saat motor matic sedang menjadi tren di kalangan masyarakat, Honda PCX hadir dengan desain yang sangat elegan dan berbeda. Motor ini dirancang untuk segmen premium, dan tampilannya mencerminkan gaya dan kemewahan.

Seri terbaru dari Honda PCX adalah Honda PCX 160. Salah satu hal yang paling mencolok dari motor ini adalah desainnya yang besar dan mewah. Tampilan yang lebih besar dan lebar memberikan kesan sporty dan stylish. Honda PCX juga memiliki berbagai pilihan warna solid yang membuatnya semakin menarik.

Namun, tampilan yang mengesankan tidaklah cukup. Honda PCX juga memiliki teknologi yang ramah lingkungan. Motor ini mengadopsi teknologi PGM-FI (Programmed Fuel Injection) dengan standar Emisi Euro 3. Hal ini membantu dalam mengurangi emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan, sehingga ramah terhadap lingkungan.

Fitur Keamanan dan Kenyamanan

Salah satu aspek yang sangat penting dalam Honda PCX adalah fitur-fitur keamanan dan kenyamanan yang ditawarkan. Motor ini dilengkapi dengan alarm anti maling, yang merupakan fitur yang sangat berharga untuk menjaga keamanan kendaraan Anda. Selain itu, Honda PCX juga memiliki standar samping otomatis yang membantu dalam mengamankan motor.

Fitur lain yang menarik adalah teknologi Idling Stop System (ISS). Fitur ini memungkinkan mesin motor mati untuk sementara saat motor berhenti selama tiga detik. Mesin akan kembali aktif saat Anda menarik tuas gas. Ini adalah fitur yang membantu dalam menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi.

Sistem pengereman Combi Brake juga hadir dalam Honda PCX, meningkatkan keamanan dalam berkendara. Dan jangan lupa tentang Secure Key Shutter, yang membantu dalam pengamanan motor Anda.

[ Baca Juga: Tips Touring Ke Bromo Pake Sepeda Motor Matic! ]

Tampilan dan Warna yang Mengesankan

Bagi yang mencari tampilan yang mengesankan, Honda PCX adalah pilihan yang sempurna. Tersedia dalam berbagai pilihan warna, seperti merah (luxury red), putih (glamour white), dan hitam (prestige black), motor ini menghadirkan tampilan yang mewah dan elegan. Desainnya yang besar dan agak lebar memberikan kesan macho pada motor matic ini.

Spesifikasi Honda PCX

Honda PCX 150 memiliki mesin berteknologi V-matic dengan tipe mesin SOHC 4 langkah, berkapasitas 150 cc. Motor ini memiliki berat kosong sebesar 131 Kg dengan dimensi 1.917 x 738 x 1.094 mm. Jarak sumbu pada roda adalah 1.315 mm dan jarak paling rendah dengan tanah adalah 14 cm.

Motor ini menggunakan suspensi depan bertipe teleskopik dan suspensi belakang berupa lengan ayun dengan peredam kejut ganda. Tangki bahan bakarnya memiliki kapasitas mencapai 8 liter, dan konsumsi minyak pelumas sekitar 0,8 liter dengan pergantian periodik. Motor ini juga menggunakan starter elektrik dengan sistem ACG starter.

Naik Honda PCX di Padang Pasir Bromo: Apakah Kuat?

Naik Honda PCX di Padang Pasir Bromo: Apakah Kuat?

Sekarang, mari kita masuk ke cerita petualangan saya di Padang Pasir Bromo. Bromo adalah salah satu gunung yang sangat terkenal di Jawa Timur, dan tempat ini menawarkan pemandangan yang luar biasa. Salah satu tempat wisata yang ada di Bromo adalah Pasir Berbisik Gunung Bromo.

Pasir Berbisik adalah hamparan pasir yang sangat luas yang terletak di sebelah timur kawah Bromo, pada ketinggian 2000m dari permukaan laut. Tempat ini sering menjadi bagian dari paket wisata Bromo, dan kunjungan ke sini biasanya dilakukan setelah mengunjungi beberapa obyek wisata lainnya, seperti puncak penanjakan untuk melihat matahari terbit, melihat aktifitas kawah Bromo, dan menyaksikan panorama padang rumput savana.

Saat saya berada di Bromo, saya memutuskan untuk menjelajahi Padang Pasir Bromo menggunakan Honda PCX. Saya ingin tahu apakah motor matic premium ini mampu menaklukkan medan yang berat seperti padang pasir. Padang Pasir Bromo memiliki medan yang berdebu dan berpasir, serta beberapa jalan yang tidak rata.

Tentu saja, Honda PCX bukanlah motor off-road, dan saya sangat menyadari hal itu. Namun, saya ingin melihat sejauh mana motor ini bisa melibas Padang Pasir Bromo yang terkenal ini.

[ Baca Juga: Cara Pergi Ke Bromo Pake Motor Matic Lewat Probolinggo [ Part 1 ] ]

Pengalaman di Padang Pasir Bromo

Saat saya memasuki Padang Pasir Bromo dengan Honda PCX, saya merasakan getaran mesin yang cukup kuat. Motor ini memang tidak dirancang untuk off-road, namun, suspensi yang baik membantu dalam menghadapi jalan yang tidak rata.

Selama perjalanan, saya berhati-hati untuk tidak terlalu cepat, mengingat medan yang berpasir dan berdebu. Namun, Honda PCX menunjukkan performa yang sangat baik. Mesinnya tetap stabil dan tangguh meskipun harus melewati medan yang tidak bersahabat.

Saya juga sangat menikmati sensasi berkendara di Padang Pasir Bromo dengan angin sepoi-sepoi sepanjang perjalanan. Pemandangan yang luar biasa dari padang pasir dan kawah Bromo membuat perjalanan ini sangat berkesan.

Kesimpulan: Honda PCX, Motor Matic Premium yang Tangguh

Dengan pengalaman ini, saya bisa menyimpulkan bahwa Honda PCX adalah motor matic premium yang tangguh. Meskipun bukan motor off-road, motor ini mampu menghadapi medan yang tidak rata seperti Padang Pasir Bromo.

Honda PCX tidak hanya menawarkan tampilan yang elegan dan fitur-fitur keamanan yang canggih, tetapi juga menunjukkan performa yang baik dalam menghadapi tantangan medan. Jadi, bagi Kamu yang mencari motor matic premium yang bisa digunakan dalam berbagai kondisi, Honda PCX adalah pilihan yang sangat baik.

Sekali lagi, perjalanan ini membuktikan bahwa Honda PCX adalah motor matic yang tidak hanya tampil mewah, tetapi juga tangguh. Terima kasih sudah mengikuti cerita petualangan saya di Padang Pasir Bromo dengan Honda PCX! Semoga cerita ini menginspirasi Kamu untuk menjelajahi tempat-tempat menarik dengan kendaraan Kamu sendiri.

Lombok Selatan Adventure, Chapter 1 : Padang Bai

Mendengar kata “Liburan ke Lombok“, apa yang pertama kali terpikirkan di kepala teman – teman?

Mungkin Lombok Selatan Adventure?

Tapi kebanyakan pasti  “Pantai Senggigi, dan tiga pulau kecil Gili termasuk Gili Trawangan“.

Karena tujuan wisata tersebut memang sudah banyak terekspose ke dunia luar.

Namun, kali ini saya mencoba sedikit style berbeda yaitu eksplorasi Lombok Selatan.

Meskipun saya belum pernah ke Lombok bagian selatan, tetapi saya mencoba mengeksplore tempat wisata di Lombok pada sisi yang mungkin hanya sedikit orang mengetahuinya.

Niatnya sih adventure keliling lombok, sambil mengunjungi beberapa tempat wisata di Lombok yang cakep cakep itu.

Yah, sesekali gak cuma keliling liburan di Bali, tapi menjelajah pulau yang ada disebelahnya juga dong.

Lombok Selatan Adventure : Menjelajah Lombok Selatan Si Mutiara Timur Yang Tersembunyi

Pantai Selong Belanak, primadona yang ada di Lombok Selatan
Pantai Selong Belanak, primadona yang ada di Lombok Selatan

Keindahan dari tempat wisata yang ada di Lombok Selatan yang sebenarnya tak kalah dari tempat wisata yang ada di Lombok Utara, atau bahkan tempat wisata di Bali sekalipun.

Namun pontensi wisata di Lombok Selatan kurang begitu terekpose. Mungkin karena jalur menuju lokasi yang sangat extreme.

Jalan – jalan ke Lombok Selatan kali ini saya menggunakan sepeda motor matic saya.

Jadi bisa di bilang touring rame rame lah, dengan total peserta 3 orang, dan menggunakan 2 sepeda motor.

Kenapa saya memilih naik sepeda motor?

Selain bisa berhemat dan jarak Pulau Bali dan Lombok yang cukup dekat, kalau naik sepeda motor, tempat wisata yang bisa di kunjungi jadi lebih banyak.

Apalagi untuk jalur Lombok bagian selatan yang sedikit extreme.

 

 

(Baca Juga : Pantai Selong Belanak : Eat, Surf, and Fun!)

Untuk jalur yang di lewati adalah sebagai berikut:

Jalur Kuta (bali) - Padang bai(bali)
Jalur Kuta (bali) – Padang bai (bali)

(Baca Juga : Virgin Beach, Ternyata Pantai Alami Itu Masih Ada)

Jalur Lembar(Lombok) - Kuta (Lombok Selatan), salah satu rute Lombok Selatan Adventure saya!
Jalur Lembar(Lombok) – Kuta (Lombok Selatan), salah satu rute Lombok Selatan Adventure saya!

Berangkat dari Kuta, Bali jam 9 malam, saya berharap sampai di pelabuhan padang bai sekitar jam 12 malam, dan bisa tidur di  atas kapal ferry nantinya.

Perjalanan dari Kuta, Bali ternyata diawali dengan sambutan cuaca yang kurang bersahabat.

Ketika saya baru saja memasuki daerah Gianyar, hujan yang begitu lebat menyambut.

Jalur Motor Touring Lewat Lombok Selatan
Jalur Motor Touring Lewat Lombok Selatan

Otomatis jas hujan pun segera kami pakai, agar  sampai tepat waktu di Pelabuhan Padang Bai.

Jalan menuju Padang Bai sendiri cukup mudah, karena sudah dipisah menjadi 2 jalur yang masing – masing satu arah.

Hujan lebat ini memaksa kami memacu motor dengan kecepatan rendah.

Selain itu jalan yang gelap gulita membuat kami harus ekstra hati – hati, biarlah lambat asal selamat.

Memasuki daerah Karangasem hujan mulai reda, dan hujan baru benar – benar reda ketika sampai di Pelabuhan Padang Bai.

Sesampai di sana waktu menunjukkan jam 11.30, atau setengah jam lebih cepat dari yang saya perkirakan.

Pelabuhan Lembar, tujuan akhir jika menyeberang dari Pelabuhan Padang Bai
Pelabuhan Lembar, tujuan akhir jika menyeberang dari Pelabuhan Padang Bai

Padang Bai, merupakan salah satu jalur keluar masuk ke Pulau Dewata yang terletak di sisi timur Bali.

Terletak di Kabupaten Karangasem, dan merupakan akses satu – satunya ke pulau Lombok lewat jalur laut.

Dari Padang Bai, saya akan masuk melalui Pelabuhan Lembar yang ada di Lombok Barat.

Sebenarnya banyak tempat menarik di Padang Bai seperti Pantai Bias Tugel misalnya.

Namun karena tujuan utama adalah Pulau Lombok, jadi di Padang Bai kami cuma singgah saja dan secepatnya membeli tiket menyeberang.

Memang waktu libur kami yang pendek memaksa untuk memanfaatkan waktu dengan lebih efisien.

Sekedar informasi, kapal ferry di Pelabuhan Padang Bai yang menuju Lombok akan berangkat tiap satu jam sekali dari pelabuhan ini.

Jadi tidak usah khawatir tidak menddapatkan kapal untuk menyeberang meski datang pada dini hari.

Saya sendiri mulai menyeberang sekitar jam 12 malam waktu itu, dengan harga tiket menyeberang Rp. 102.000 karena membawa motor.

Penyeberangan ke Pulau Lombok akan memerlukan waktu sekitar 4-5 jam.

Nah! Jika berangkat dini hari seperti saya, cukup banyak waktu untuk beristirahat sebelum meneruskan perjalanan panjang di Pulau Lombok pada keesokan hari.

Asiknya lagi bisa merasakan pengalaman tidur terombang-ambing di tengah laut.

Mau coba Lombok Selatan Adventure juga? Hehehe… (*)

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Video Pengalaman Touring Padang Sidempuan to Bukittinggi

Hari ke-8 dari petualangan touring Pertamina Enduro Go Out Adventure membawa kita dari Padang Sidempuan menuju Bukittinggi. Perjalanan ini menjanjikan petualangan seru melintasi berbagai kota dan pemandangan menakjubkan di Sumatera. Ayo, ikuti cerita seru perjalanan ini!

Touring Seru dari Padang Sidempuan ke Bukittinggi

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Rute Perjalanan

Rencananya, rute perjalanan hari ini akan membawa kita melalui beberapa kota menarik di Sumatera. Dari Padang Sidempuan, kita akan melewati Panyambungan, Kotanopan, Bonjol, dan akhirnya sampai di Bukittinggi. Setiap kota memiliki pesonanya sendiri, dan kami siap untuk menjelajahinya.

Padang Sidempuan: Awal Petualangan

Perjalanan dimulai dari Padang Sidempuan, sebuah kota yang mungkin belum begitu terkenal di telinga banyak orang. Tapi jangan salah, Padang Sidempuan memiliki pesona tersendiri. Dari sini, kami memulai perjalanan kami menuju destinasi berikutnya.

Panyambungan: Menjelajahi Kota Kecil

Kota Panyambungan adalah salah satu titik singgah menarik dalam perjalanan kami. Meskipun tergolong kecil, Panyambungan memiliki daya tariknya sendiri. Mungkin kamu akan menemukan pedesaan yang tenang dan pemandangan alam yang asri di sekitarnya.

Kotanopan: Merasakan Udara Pegunungan

Perjalanan melalui Pegunungan Bukit Barisan akan membawa kami ke Kotanopan. Udara segar pegunungan dan kehijauan alam sekitar akan membuatmu merasa dekat dengan alam. Jangan lupa berhenti sejenak untuk menikmati keindahan alam di sekitar Kotanopan.

[ Baca Juga: 30 Hari Bertualang : 5000 KM++ Pertamina Enduro Touring ]

Bonjol: Menyapa Garis Khatulistiwa

Saat kami mendekati Bonjol, kami mendapatkan kesempatan istimewa untuk melewati garis khatulistiwa. Siapa sangka bahwa di Sumatera juga ada tugu khatulistiwa? Ini adalah momen yang patut dirayakan, dan kami pastikan untuk mengabadikannya dalam foto-foto kami.

Bukittinggi: Akhir dari Perjalanan Hari Ini

Akhirnya, kami tiba di Bukittinggi, destinasi akhir perjalanan hari ini. Kota ini adalah salah satu kota terkenal di Sumatera Barat dan memiliki banyak hal untuk dinikmati. Dari Jam Gadang yang ikonik hingga panorama alam yang indah, Bukittinggi adalah tempat yang sempurna untuk mengakhiri hari ini.

Pengalaman Unik

Selama perjalanan dari Padang Sidempuan ke Bukittinggi, ada beberapa pengalaman unik yang kami temui. Salah satunya adalah melewati garis equator atau garis khatulistiwa di Bonjol. Ini adalah momen yang jarang bisa dialami, dan kami merasa sangat beruntung bisa melakukannya. Kami berfoto di depan tugu khatulistiwa sebagai kenang-kenangan.

Selain itu, kami juga merasakan bagaimana udara dan pemandangan berubah seiring perjalanan. Dari Padang Sidempuan yang mungkin lebih urban, kami bergerak menuju daerah pedesaan yang lebih tenang dan alami di sekitar Kotanopan. Udara segar pegunungan dan hijaunya hutan membuat perjalanan ini semakin menarik.

[ Baca Juga: Info Peta Rute Jadwal Trans Metro Dewata Bali ]

Kesimpulan

Perjalanan dari Padang Sidempuan ke Bukittinggi adalah salah satu petualangan seru dalam touring Pertamina Enduro Go Out Adventure. Rute perjalanan yang beragam membawa kami melintasi kota-kota menarik dan pemandangan alam yang memukau. Pengalaman melintasi garis khatulistiwa di Bonjol adalah salah satu momen puncak perjalanan ini. Kami berharap cerita perjalanan ini menginspirasi kamu untuk menjelajahi keindahan Sumatera lebih lanjut. Ayo, mulai rencanakan petualanganmu!