Bagaimana Iklim Di Negara Singapura? Traveler Perlu Tahu!

Bagaimana iklim di Negara Singapura? Sebelum pergi traveling liburan ke Singapore, traveler perlu tahu dulu nih! Tentu saja, untuk mengurangi resiko salah kostum dan kamu bisa membawa pakaian seperlunya saja ya!

Gambaran Umum tentang Singapura

Singapura, sebuah negara kota yang terletak di Asia Tenggara, dikenal karena wilayahnya yang kecil dan sepenuhnya terdiri dari perkotaan.

Meskipun kecil, Singapura memiliki posisi strategis yang penting di kawasan ASEAN.

Berbatasan dengan Malaysia di sebelah utara dan barat, serta dengan Pulau Bintan dan Pulau Batam di selatan dan timur melalui Selat Singapura, Singapura menjadi pusat kegiatan ekonomi, keuangan, dan pariwisata yang signifikan di kawasan ini.

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

Apakah Singapura Termasuk Negara Dengan Iklim Tropis?

Sebagai negara di wilayah Asia Tenggara, iklim tropis yang khas juga dimiliki oleh Negara Singapura.

Namun, yang membedakan Singapura dari negara tropis lainnya adalah pergantian musim yang lebih teratur.

Singapura mengalami tiga musim utama, yaitu musim hujan, musim kemarau, dan musim pancaroba.

Apakah Singapura Termasuk Negara Dengan Iklim Tropis?

Musim Hujan

Musim hujan di Singapura berlangsung dari bulan November hingga April.

Selama periode ini, curah hujan cukup tinggi dan sering terjadi hujan deras.

Meskipun demikian, curah hujan yang tinggi tidak selalu diikuti dengan banjir karena Singapura memiliki sistem drainase yang baik.

Musim Kemarau

Seperti iklim di negara tropis lainnya, setelah musim hujan berakhir, Singapura memasuki musim kemarau yang berlangsung dari bulan April hingga September.

Pada musim ini, cuaca cenderung lebih kering dan panas, dengan sedikit hujan dan langit yang cerah.

Musim Pancaroba

Musim pancaroba adalah periode transisi antara musim hujan dan musim kemarau pada iklim tropis seperti di Negara Singapura.

Biasanya berlangsung dari bulan September hingga November.

Pada musim ini, cuaca cenderung tidak menentu dengan kemungkinan hujan yang tidak terduga.

[ Baca Juga: Explore Singapore: Panduan Trip Jalan Jalan Ke Singapura ]

Perbandingan Suhu dengan Indonesia

Dengan  suhu rata-rata di Singapura adalah sekitar 26 derajat Celsius sepanjang tahun, dengan variasi yang relatif kecil antara musim.

Meskipun demikian, kelembaban udara yang tinggi seringkali membuat sensasi panas terasa lebih tinggi dari suhu yang sebenarnya.

Kelembaban relatif di Singapura cenderung tinggi sepanjang tahun, dengan rerata tahunan mencapai 83,9%.

Hal ini dapat membuat cuaca terasa lebih panas dan lembab, terutama selama musim hujan yang berkepanjangan.

[ Baca Juga: Panduan, Tips & Estimasi Biaya Solo Backpacker Ke Singapura ]

Pengaruh Geografis terhadap Iklim Negara Singapura

Letak geografis Singapura yang dekat dengan khatulistiwa berkontribusi pada iklim tropisnya.

Terletak di sebelah selatan khatulistiwa, Singapura menerima sinar matahari sepanjang tahun dengan sedikit variasi dalam durasi siang dan malam.

Hal ini menjadikan Singapura memiliki iklim yang hangat sepanjang tahun, dengan sedikit perubahan musiman yang signifikan.

Kesimpulan

Singapura memiliki iklim tropis dengan tiga musim utama: musim hujan, musim kemarau, dan musim pancaroba.

Meskipun suhu rata-rata relatif stabil sepanjang tahun, kelembaban udara yang tinggi seringkali membuat cuaca terasa lebih panas dan lembab.

Pemahaman tentang iklim di Negara Singapura dapat membantu traveler dalam merencanakan perjalanan mereka, terutama dalam mempersiapkan pakaian dan perlengkapan yang sesuai dengan kondisi cuaca yang diharapkan.

Baca Juga:

Jelajahi Chinatown Di Singapore, Temui Keunikan Wisata Singapura

Chinatown di Singapura adalah destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan bagi siapa pun yang mengunjungi negara Singapore.

Dengan kombinasi unik antara kekayaan budaya, kuliner lezat, dan hiburan yang menarik, Chinatown menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung.

Jelajahi keajaiban budaya ini dan temukan keindahan serta pesonanya sendiri di Chinatown Singapura.

Sejarah dan Keunikan Chinatown Di Singapore

Sejarah dan Keunikan Chinatown Di Singapore

Chinatown di Singapura memang memiliki daya tariknya sendiri yang sulit untuk ditandingi.

Sebagai bekas pusat imigrasi Tiongkok di Singapura, kawasan ini kini menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa kuno sekaligus modern.

Dengan adanya kuil-kuil bersejarah, gerai pengobatan tradisional, hingga bar dan restoran trendi, Chinatown Singapura menawarkan pengalaman yang lengkap bagi para pengunjung.

[ Baca Juga: Panduan, Tips & Estimasi Biaya Solo Backpacker Ke Singapura ]

Menikmati Lukisan Keragaman Budaya

Salah satu hal yang membuat Chinatown di Singapore begitu menarik adalah keragaman budayanya yang mencolok.

Di sini, kamu dapat menemukan beberapa tempat ibadah tertua di Singapura, yang mencakup kuil Buddha, masjid, dan kuil Hindu yang berdampingan satu sama lain.

Misalnya, kunjungan ke Buddha Tooth Relic Temple & Museum tidak hanya memberikan wawasan tentang kebudayaan Buddha, tetapi juga menghadirkan keindahan arsitektur dan kedamaian spiritual.

Tempat Ibadah Tertua

Buddha Tooth Relic Temple & Museum merupakan salah satu kuil yang paling mengesankan di Chinatown Singapore.

Buddha Tooth Relic Temple & Museum merupakan salah satu kuil yang paling mengesankan di Chinatown Singapura.

Didesain sesuai dengan konsep mandala, kuil ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sebuah museum yang menampilkan berbagai artefak dan artefak bersejarah Buddha.

Sementara itu, Sri Mariamman Temple yang terletak di South Bridge Road adalah kuil Hindu tertua di Singapura yang memikat pengunjung dengan arsitektur megahnya dan lukisan mural yang indah.

[ Baca Juga: Explore Singapore: Panduan Trip Jalan Jalan Ke Singapura ]

Menyelami Cita Rasa Masa Lalu dan Masa Kini

Chinatown juga dikenal karena keragaman kuliner Singapore dan cita rasanya yang memikat.

Di Chinatown Food Street, kamu dapat menemukan berbagai hidangan khas Singapura yang disajikan di kedai-kedai tradisional.

Mulai dari kwetiau goreng hingga bebek panggang, ada banyak pilihan lezat yang dapat memuaskan selera makan Anda.

Pengalaman Kuliner yang Mengesankan

Selain itu, Chinatown juga menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para pecinta makanan khas Singapura.

Restoran-restoran seperti Meta di Keong Saik Road menawarkan hidangan bergaya Michelin yang memadukan cita rasa lokal dengan teknik memasak internasional.

Sementara itu, A Noodle Story di Amoy Street Food Centre memperoleh penghargaan Michelin Bib Gourmand berkat inovasinya dalam hidangan ramen.

Hiburan dan Percakapan di Bar

Tidak hanya tempat ibadah dan restoran, Chinatown juga menjadi tempat yang populer bagi para pengunjung yang ingin menikmati minuman dan bersosialisasi.

Bar seperti Native di Telok Ayer menawarkan minuman khas Asia yang unik, sementara Flagship di Bukit Pasoh menampilkan koktail dengan sentuhan musik hard rock.

Selain itu, penggemar film juga dapat menikmati hiburan layar perak di The Screening Room di Ann Siang Road.

[ Baca Juga: Cara Naik MRT Di Singapura Untuk Pergi Ke Bandara Changi Singapore! ]

Explore & Experience Chinatown Singapore

Menyelami Cita Rasa Masa Lalu dan Masa Kini

Chinatown Heritage Centre

Unraveling the Stories of Early Singapore Migrants

Saya sangat merekomendasikan mengunjungi Chinatown Heritage Centre untuk merasakan nostalgia dan memahami jejak para migran awal Singapura.

Terletak di tiga bangunan cantik yang telah direnovasi, pusat ini memamerkan kehidupan para penduduk Chinatown pada masa lalu.

Pengalaman yang ditawarkan di pusat ini sangat menakjubkan karena pengunjung dapat melihat replika ruangan-ruangan tradisional, termasuk tempat tinggal yang sempit namun penuh warna dari zaman lampau.

Dari kehidupan sehari-hari hingga cerita perjalanan mereka, semua diungkapkan melalui pameran interaktif dan informatif.

Chinatown Complex

A Gastronomic Haven

Saat lapar mengintai di Chinatown, tak ada tempat yang lebih cocok untuk menggugah selera daripada Chinatown Complex Singapura.

Dengan lebih dari 200 gerai makanan yang menjajakan berbagai hidangan, tempat ini adalah surganya para penikmat kuliner.

Dari hidangan tradisional hingga makanan internasional, kamu dapat menemukan segala sesuatu di sini, mulai dari bakmi hingga nasi padang, dari dimsum hingga sate.

Tak heran jika tempat ini menjadi magnet bagi pengunjung yang mencari pengalaman kuliner yang otentik dan memuaskan.

Tong Heng

Indulge in Egg Tarts and More

Jika kamu mengunjungi Chinatown, pastikan untuk mampir ke Tong Heng, tempat terkenal dengan egg tart mereka yang lezat.

Namun, jangan terburu-buru pergi setelah mencicipi egg tart mereka yang terkenal itu, karena Tong Heng juga menawarkan berbagai kudapan dan pencuci mulut lainnya yang patut dicoba.

Salah satu hidangan yang paling direkomendasikan adalah sup kacang merah mereka yang hangat dan lezat, serta curry puff yang renyah dan berisi.

Dengan harga yang terjangkau dan rasa yang autentik, Tong Heng adalah tempat yang sempurna untuk bersantap di Chinatown.

Tong Ah Eating House

Savor Traditional Breakfast Delights

Ingin merasakan sarapan ala Singapura seperti seorang lokal? Maka, Tong Ah Eating House adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Di sini, kamu dapat menikmati sarapan tradisional yang disajikan dengan kopi lokal tradisional dan roti bakar kaya dengan selai tradisional yang terbuat dari kelapa dan telur.

Atmosfir yang ramah dan santai di Tong Ah Eating House membuat pengalaman sarapan kamu menjadi lebih menyenangkan.

Ini adalah tempat yang sempurna untuk memulai hari petualangan di Chinatown.

Pek Sin Choon

A Tea Lover’s Paradise

Bagi para pencinta teh, Pek Sin Choon adalah destinasi yang wajib dikunjungi di Chinatown Singapura.

Dengan pengalaman selama puluhan tahun dalam menyajikan racikan minuman teh asli Tionghoa, tempat ini menawarkan berbagai varian teh yang berkualitas tinggi dan memiliki cita rasa yang khas.

Dari teh hijau hingga teh hitam, setiap jenis teh yang disajikan di Pek Sin Choon dipilih secara teliti untuk memberikan pengalaman minum teh yang tak tertandingi.

Selain itu, para ahli teh di sini juga siap membimbing kamu dalam memilih teh yang sesuai dengan selera dan preferensi.

Chop Wah On

Traditional Herbal Remedies

Jika kamu mencari obat tradisional Tionghoa yang berkualitas tinggi, maka Chop Wah On adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Dengan spesialisasi dalam minyak obat dan pengobatan tradisional, toko ini menawarkan berbagai produk terapeutik dan aromatik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan.

Dari minyak ramuan hingga balsem, setiap produk di Chop Wah On dibuat dengan bahan-bahan alami yang dipilih secara hati-hati untuk memberikan manfaat terbaik bagi tubuh.

Dengan layanan yang ramah dan pengetahuan yang luas tentang pengobatan tradisional, kamu dapat merasa yakin bahwa kamu mendapatkan produk yang terbaik untuk kebutuhan kesehatan.

On Cheong

Exquisite Jade Jewelry

Jika kamu mencari perhiasan yang elegan dan berkelas di Chinatown, maka On Cheong adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Dikenal sebagai salah satu pengrajin perhiasan paling ternama di Singapura, On Cheong menawarkan desain mewah dan karya kerajinan nan istimewa yang akan menambah sentuhan Oriental pada gaya busana.

Dari anting-anting yang anggun hingga kalung yang megah, setiap perhiasan di On Cheong diproses dengan teliti oleh para pengrajin terampil untuk memastikan kualitas dan keindahan yang luar biasa.

Dengan koleksi giok yang indah dan beragam, kamu dapat menemukan perhiasan yang sesuai dengan selera dan gaya pribadimu di sini.

Jelajahi 31+ Tempat Wisata Di Chinatown Singapore Terbaik 2024

Jelajahi Tempat Wisata Di Chinatown Singapore

Mari jelajahi tempat wisata di Chinatown Singapura. Ada apa saja?

1. Ann Siang Hill Park

Lokasi dan Jam Buka

  • Alamat: 78 Club Street, Singapore 069447
  • Jam Buka: Setiap Hari
  • Stasiun MRT Terdekat: Telok Ayer MRT Station

Taman Ann Siang Hill adalah sebuah kawasan yang tenang di tengah-tengah keramaian Chinatown Singapura.

Kamu bisa berjalan-jalan di antara bangunan-bangunan berwarna cerah dan mendapatkan wawasan tentang kehidupan para imigran awal Singapura.

Terletak di samping Telok Ayer Bay yang dulu ada, Ann Siang Hill merupakan salah satu dari tiga bukit (yang lainnya adalah Mount Wallich dan Mount Erskine, yang akhirnya diratakan) yang dikenal sebagai Bukit Telok Ayer.

Pada awal pembentukan pemukiman ini, perkebunan cengkeh dan pala didirikan di banyak bagian pulau, termasuk di kawasan Ann Siang dan Duxton Hill.

Charles Scott adalah orang pertama yang menanam tanaman-tanaman ini di Bukit Ann Siang, yang awalnya dinamai menurut namanya.

Bukit Ann Siang sangat teririgasi; ada mata air bawah tanah yang mengalir di kawasan ini dan diambil dari sumur di bukit tersebut.

Serangkaian wabah penyakit yang mengerikan menghancurkan perkebunan-perkebunan cengkeh dan pala di seluruh pulau, menyebabkan para pemilik perkebunan meninggalkan tanah mereka.

Setelah Scott meninggalkan perkebunannya, tanah tersebut berpindah tangan ke pemilik lain sebelum dijual kepada Chia Ann Siang pada tahun 1894.

Sejak saat itu, wajah Bukit Ann Siang berubah selamanya.

Bangunan-bangunan toko berdiri; penduduk dan bisnis Tionghoa dan Peranakan bermukim di sana, dan kawasan tersebut berubah menjadi distrik perkotaan.

Satu-satunya yang tersisa dari Bukit Ann Siang yang lama adalah rumah perkebunan Scott, yang Chia simpan sebagai tempat tinggal keluarganya.

2. Pusat Informasi Wisata Chinatown Singapore

Lokasi dan Jam Buka

  • Alamat: 2 Banda Street (Belakang Buddha Tooth Relic Temple and Museum), Singapore 059962
  • Jam Buka: Senin-Minggu: 09:00-18:00
  • Kontak: +65 6534 8946

Stasiun MRT Terdekat: Stasiun MRT Chinatown/Maxwell

Singgahlah di Pusat Informasi Wisata Chinatown jika kamu membutuhkan bantuan.

Dapatkan informasi dan rekomendasi untuk merencanakan perjalanan Anda, membeli tiket untuk atraksi dan tur, dan ambil souvenir-souvenir desain lokal.

3. Lukisan Dinding Detective Conan di Chinatown Singapura

Lokasi dan Jam Buka

  • Alamat: Smith Street, Singapore 058953
  • Jam Buka: Setiap Hari
  • Website: Lukisan Dinding Chinatown
  • Stasiun MRT Terdekat: Stasiun MRT Chinatown

Detective Conan, karakter manga Jepang, menjelajahi jalan-jalan Chinatown Singapura dan menemui sebuah toko tradisional yang menjual buah-buahan dan barang kering.

Durian, Raja Buah-buahan, mendapat persetujuan darinya.

Lukisan dinding ini di Chinatown Singapore adalah karya Yip Yew Chong.

4. Lukisan Dinding Kuil Thian Hock Keng

Lokasi dan Jam Buka

Di sepanjang dinding belakang kuil Thian Hock Keng, kamu akan menemukan lukisan dinding oleh Yip Yew Chong.

Lukisan dinding yang luas, sepanjang 40 meter ini, adalah kesaksian bergerak tentang kehidupan para imigran Hokkien (sekelompok dialek dari tenggara Fujian di Cina) awal negara kita, yang pengorbanannya sangat membentuk Singapura modern.

5. Masjid Al-Abrar

Lokasi dan Jam Buka

  • Alamat: 192 Telok Ayer Street, Singapore 068635
  • Jam Buka: Sabtu-Kamis: 10:00-18:00, Jumat: 10:00-12:00, 14:30-18:00
  • Harga Tiket: Anak-anak: Gratis, Dewasa: Gratis
  • Kontak: +65 6220 6306
  • Stasiun MRT Terdekat: Stasiun MRT Telok Ayer

Masjid bersejarah di Singapura ini, awalnya dimulai sebagai gubuk beratap rumbia pada tahun 1827.

Struktur yang sederhana ini memberikan nama alternatifnya, yang diberikan oleh jemaah Muslim India – Kucha Palli, yang berarti ‘masjid kecil’ dalam bahasa Tamil.

Jamaah Muslim India di Masjid Al-Abrar kebanyakan berasal dari Pantai Coromandal di India Selatan, yang dikenal sebagai Chulia.

Kebanyakan pedagang dan pengganti uang, banyak dari mereka menetap dan bekerja di Chinatown Singapore.

Masjid ini bukan hanya tempat perlindungan spiritual mereka, tetapi juga tempat sosial di mana komunitas bisa bertemu dan berinteraksi.

Dari tahun 1850 hingga 1855, gubuk yang sederhana itu diubah menjadi struktur bata dan plester, dengan tema India-Islam yang sederhana.

Pada tahun 1986, renovasi besar-besaran dilakukan, menghasilkan masjid yang berdiri di sini hari ini.

Aula shalat diperluas satu lantai, meningkatkan kapasitas masjid dari 300 menjadi 800.

Para pengrajin, yang ahli dalam arsitektur masjid, diundang untuk merancang elemen-elemen baru dan memastikan bahwa mereka menyatu dengan fitur-fitur lama.

6. Rumah Baba ( Baba House )

Lokasi dan Jam Buka

  • Alamat: 157 Neil Road, Singapore 088883
  • Jam Buka: Hanya Dengan Janji Selasa-Jumat: 10:00 (Tur Warisan dalam Bahasa Inggris) Senin Pertama Setiap Bulan: 10:00 (Tur Warisan dalam Bahasa Mandarin) Sabtu: 13:30, 14:15, 15:15, 16:00 (Kunjungan Mandiri) Harga Tiket: Anak-anak: $10, Dewasa: $10, Warga Lanjut Usia/NSF: $10, Lainnya: Gratis untuk Warga Singapura, PR, Staf/NUS Mahasiswa/Alumni, Siswa dengan kartu yang valid, Anggota ICOM & Museum Roundtable
  • Kontak: +65 6227 5731
  • Email: [email protected]
  • Website: Rumah Baba
  • Stasiun MRT Terdekat: Stasiun MRT Outram

Rumah Baba adalah sebuah museum di Singapura, yang memamerkan sejarah, arsitektur, dan warisan Peranakan.

Ini adalah rumah teras Peranakan tradisional pra-perang dunia yang dulunya dimiliki oleh keluarga seorang taipan pengiriman abad ke-19 Wee Bin yang menetap di Singapura, setelah datang dari provinsi Cina selatan Fujian.

7. Lukisan Dinding Bruce Lee

Lokasi dan Jam Buka

  • Alamat: 335 Smith Street, Kompleks Chinatown, Singapura 050335
  • Jam Buka: Setiap Hari
  • Stasiun MRT Terdekat: Stasiun MRT Chinatown

Bruce Lee muncul di sepanjang dinding Kompleks Chinatown Singapore, memegang durian ikonik, tak kurang.

Dicat oleh para siswa dari sekolah desain di Politeknik Temasek, lukisan dinding kocak ini menyemarakkan daerah tersebut dengan elemen-elemen aneh yang umumnya dikaitkan dengan budaya Singapura, termasuk buah tersebut.

Sentuhan lokal lainnya termasuk naga Oriental, kari puff, dan bahkan tanktop ‘Saya Cinta Singapura’.

8. Buddha Tooth Relic Temple & Museum 佛牙寺

Lokasi dan Jam Buka

  • Alamat: 288 South Bridge Road, Singapore 058840
  • Jam Buka: Senin-Minggu: 09:00-17:00
  • Harga Tiket: Anak-anak:

Kebudayaan dan Bahasa Yang Membentuk Negara Singapura

Singapura merupakan salah satu negara yang memadukan kehidupan modern dengan warisan kebudayaan yang kaya dan bahasa beraneka ragam. Di tengah gemerlapnya gedung-gedung pencakar langit, masih terjaga bangunan-bangunan bersejarah dari zaman kolonial yang mengingatkan akan masa lalu negara ini.

Menggali Keragaman Budaya Singapura

Menggali Keragaman Budaya Singapura
Menggali Keragaman Budaya Singapura

Warisan Budaya yang Terjaga

Singapura adalah negara yang memadukan kemajuan modern dengan kekayaan warisan budaya yang beragam.

Di tengah gemerlapnya gedung pencakar langit, kamu masih dapat menemukan bangunan-bangunan bersejarah dari zaman kolonial yang berdiri kokoh.

Perpaduan bahasa Inggris dengan dialek-dialek setempat seperti Singlish, menjadi bagian dari percakapan sehari-hari, mencerminkan keragaman linguistik yang ada di Singapura.

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

Bahasa dan Kebudayaan Singapura Yang Beragam

Meskipun Bahasa Inggris merupakan bahasa percakapan utama, Singapura memegang teguh Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional mereka.

Hal ini tercermin dalam lirik dari lagu kebangsaan mereka, “Majulah Singapura”, yang ditulis dalam Bahasa Melayu.

Warga Singapura secara umum fasih berbicara dalam dua bahasa, dan negara ini memiliki empat bahasa resmi—Bahasa Melayu, Inggris, Mandarin, dan Tamil—yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Menyelami Sejarah di National Museum of Singapore

Untuk memahami bagaimana keragaman budaya Singapura terbentuk, kamu dapat mengunjungi National Museum of Singapore yang menampilkan berbagai pameran yang mengesankan tentang sejarah dan perkembangan negara ini.

Melalui pameran-pameran tersebut, kamu dapat memahami perjalanan panjang Singapura dalam memelihara dan merayakan keberagaman budayanya.

[ Baca Juga: Panduan, Tips & Estimasi Biaya Solo Backpacker Ke Singapura ]

Pengakuan Keragaman Keyakinan di Waterloo Street

Waterloo Street menjadi saksi dari keragaman keyakinan agama yang ada di Singapura.

Di sini, kamu dapat menemukan kuil, gereja, sinagog dan bahkan masjid di Singapura yang berdiri berdampingan.

Ini mencerminkan sikap toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan yang menjadi bagian dari kebudayaan Singapura.

Mayoritas agama yang dianut oleh warga Singapura, seperti Nasrani, Yahudi, Hindu, Islam, dan Budha, memiliki tempat ibadahnya sendiri di Waterloo Street.

Wisata Unity in Diversity

Wisata Unity in Diversity memungkinkan kamu untuk menelusuri dan memahami betapa pentingnya keragaman agama dalam budaya Singapura.

Melalui kunjungan ke tempat-tempat ibadah yang berbeda seperti Masjid Sultan dan lainnya, kamu dapat melihat bagaimana berbagai komunitas agama menjalin kesamaan dan harmoni di tengah perbedaan.

Arsitektur yang Mewakili Kebhinekaan

Waterloo Street juga menjadi tempat di mana kamu dapat menemukan arsitektur yang mencerminkan keberagaman agama di Singapura.

Gopuram yang menjulang tinggi di kuil-kuil India Selatan, kubah dan menara indah yang menghiasi masjid-masjid, serta struktur unik dari gereja-gereja.

Semuanya menjadi bagian dari pemandangan yang memukau dan menceritakan kisah tentang toleransi dan harmoni.

[ Baca Juga: Explore Singapore: Panduan Trip Jalan Jalan Ke Singapura ]

Kesenian dan Kebudayaan Populer Singapura

Kesenian dan Kebudayaan Populer Singapura

Prestasi Film Singapura di Kancah Internasional

Film-film buatan Singapura telah mencapai pengakuan di seluruh dunia, bahkan berhasil tampil di ajang ternama seperti Cannes Film Festival.

Film-film seperti “12 Storeys” karya Eric Khoo pada tahun 1997 dan “Apprentice” karya Boo Junfeng tahun 2016, menjadi bukti akan prestasi perfilman Singapura yang patut diperhitungkan.

Kamu dapat menikmati berbagai film asli Singapura di The Projector, sebuah gedung film independen yang menampilkan beragam pilihan film indie.

Merlion, Ikon Nasional Singapura

Merlion adalah ikon yang sangat terkenal dari Singapura.

Dengan bentuk setengah ikan dan setengah singa, Merlion menggambarkan sejarah kota ini yang dulu merupakan kota tepi laut kuno.

Patung-patung Merlion tersebar di berbagai lokasi di Singapura, termasuk di Merlion Park.

Ikuti jejaknya dan kenali ikon nasional yang telah menjadi simbol identitas Singapura.

Kebudayaan Singapura Feng Shui dalam Arsitektur Pembangunan Gedung Pencakar Langit

Feng Shui dalam Arsitektur Gedung Pencakar Langit Singapura

Sebagian dari gedung pencakar langit terkenal di Singapura dibangun dengan mempertimbangkan prinsip feng shui atau geomansi yang juga merupakan bagian dari kebudayan Singapura.

Tempat-tempat seperti Marina Bay Sands®, Grand Hyatt Singapore, dan Wheelock Place merupakan contoh dari bangunan-bangunan yang dibangun dengan mengikuti prinsip-prinsip feng shui.

Jelajahi dan pelajari lebih lanjut tentang bagaimana prinsip ini memengaruhi desain dan lokasi gedung-gedung di Singapura.

Singlish dan Kesuksesannya di Oxford English Dictionary

Singlish, atau Singapore English, telah berhasil masuk ke dalam Oxford English Dictionary.

Dua kata yang paling mencolok dalam bahasa Singlish—“lah” dan “sinseh”—telah diakui sebagai bagian dari bahasa Inggris versi daring.

Singlish merupakan contoh lain dari bagaimana budaya Singapura mampu menciptakan sesuatu yang unik dan berbeda dari budaya-budaya lainnya.

Festival Seni dan Budaya Singapura

Singapore adalah rumah bagi berbagai festival seni dan kebudayaan yang digelar sepanjang tahun di Singapura.

Mulai dari Singapore Writers Festival hingga Singapore International Film Festival, ada banyak kesempatan bagi para penggemar budaya untuk bertemu dan mendiskusikan minat mereka.

Nikmati pula pengalaman teater yang berkualitas tinggi di berbagai tempat seperti Sands Theatres di Marina Bay Sands® dan Esplanade – Theatres by the Bay.

Jalan Jalan Ke Singapura Di 2024 Murah!

Get Lost! Trip hemat jalan jalan Ke Singapura sendiri And see this Singapore City!!

Berikut Panduan, Persiapan Yang Diperlukan Sebelum Explore Singapore Sendirian!

Ya, saya sangat bersemangat ketika akan pergi ke negara tetangga pertama kali kemarin.

Karena di negara tetangga yang bernama Singapore ini ada banyak yang bisa dinikmati sekaligus bisa dipelajari.

Istilahnya, nggak sekedar jalan-jalan ke Singapura atau jalan hemat ke Singapura saja! Tapi bisa sambil belajar sesuatu.

Pun saya setuju sekali, kalau Indonesia adalah negara yang begitu indah, tetapi saya tidak mau menjadi katak dalam tempurung.

Sekor katak yang tidak mau belajar menjadi lebih baik, karena tidak berani meloncat kemana – mana.

Kalau begitu, nggak bakal tahu banyak tempat dong?

Jadi, mumpung masih muda dan ada kesempatan, mulailah traveling ke luar negeri seperti ke negara tetangga.

Jadi lets have a nice trip deh.

Tentunya, selain banyak tempat wisata di Singapore yang menarik, kalian akan menemukan hal – hal menarik seperti di bawah ini.

Tenang saja, ini adalah tipe jalan-jalan hemat ke Singapore kok!

[ Baca Juga: Apakah Berkunjung Ke Singapura Perlu Visa Bagi WNI? ]

Mata Uang Singapura Apa Sih?

Mata Uang Singapura Apa Sih? Hal ini penting kamu ketahui kalau kamu mau jalan jalan ke Singapura!

( sumber )

Di Singapura, mata uang yang berlaku adalah Dolar Singapura atau yang biasa disingkat SGD.

Kalau dilihat dari sini, SGD ini mirip banget sama dolar Amerika, tapi jangan sampai kebingungan ya. Beda mata uang, beda nilai tukarnya.

Pecahan Uang Kertasnya

Uang kertas SGD punya beberapa pecahan, mulai dari yang paling kecil S$2, S$5, S$10, trus ada yang lebih gede kayak S$50, S$100, S$1.000, dan kalo bener-bener gede banget, ada yang S$10.000. Kalo buat wisatawan sih, yang sering dipake biasanya pecahan S$10, S$50, dan S$100.

Koin-Koinnya Gimana?

Nah, selain uang kertas, Singapura juga punya koin yang cukup unik. Ada yang 5 sen, 10 sen, 20 sen, dan 50 sen.

Trus ada juga yang seharga 1 Dolar Singapura. Koin 1 Dolar ini seringkali bingungin buat orang baru yang datang ke Singapura.

Soalnya, kadang-kadang bentuknya mirip sama koin yang lain, tapi nilainya beda. Jadi, hati-hati ya kalo nerima kembalian.

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

Gimana Cara Tukar Uang Untuk Jalan Jalan Ke Singapura?

Oke, sekarang kita bahas gimana caranya nyaman buat tukar uang di Singapura. Pertama, pastiin kamu udah bawa beberapa uang SGD dari Indonesia.

Ini buat jaga-jaga aja, buat bayar taxi atau beli camilan begitu mendarat di Bandara Changi.

Kedua, kalo kamu mau tukar uang lebih banyak, bisa langsung menuju pusat tukar uang (money changer) yang ada di Bandara Changi.

Tempatnya gampang banget ditemuin, biasanya ada di terminal kedatangan internasional.

Gak perlu khawatir soal kursnya, karena money changer di Bandara Changi biasanya punya kurs yang bersaing.

Kalo kamu gak sempet tukar uang di Bandara Changi, jangan khawatir.

Di pusat kota Singapura, terutama di sekitaran Bugis Street dan Orchard Road, banyak banget money changer yang bisa kamu datengin.

Jangan lupa bawa paspor atau kartu identitas lainnya, soalnya biasanya mereka minta data diri buat catet transaksi pertukaran uang.

Trus, yang paling nyaman menurutku adalah pake kartu kredit atau kartu debit yang bisa dipake internasional.

Selain aman, gak perlu repot tukar-tukar uang fisik.

Tapi, pastiin dulu kartu kamu bisa dipake di luar negeri, ya.

Dan jangan lupa, biasanya ada biaya administrasi buat transaksi di luar negeri, jadi cek dulu sama bank atau penerbit kartu kamu.

Uang Receh Penting Loh!

Sama seperti di negara lain, uang receh juga penting banget di Singapura.

Koin-koin yang sering luput perhatian bisa kamu kumpulin buat bayar transportasi umum kayak MRT atau bus.

Kalo kamu beli minuman atau makanan di food court atau hawker center, biasanya kamu juga akan nerima kembalian dalam bentuk koin.

Jadi, jangan sampe kamu ngeluarin semua uang receh buat beli cemilan, ya.

Oh iya, salah satu tempat paling asyik buat nyari uang receh adalah Clarke Quay.

Di sini banyak street performer yang bakal ngasih kamu uang receh kalo kamu lihat pertunjukan mereka. Asyik, kan?

Jadi, intinya, gak usah khawatir soal mata uang di Singapura.

Dengan beberapa langkah sederhana, kamu bisa tetap nyaman dan efisien selama liburan di sini.

Have a great trip, travelers!

[ Baca Juga: Panduan, Tips & Estimasi Biaya Solo Backpacker Ke Singapura ]

Navigasi Nyaman Selama Jalan Jalan di Singapura: Wi-Fi Gratis, Cuaca, Bahasa, dan Lainnya

Hotel di pojokan jalan, dan apartemen bertingkat yang pasti banyak ditinggali orang :D
Hotel di pojokan jalan, dan apartemen bertingkat yang pasti banyak ditinggali orang 😀

Hai, travelers! Selamat datang di Singapura, salah satu destinasi paling menarik di Asia Tenggara.

Sebelum kamu mulai menjelajahi kota ini, ada beberapa hal yang perlu kamu tahu untuk membuat perjalananmu lebih nyaman. Yuk, simak informasinya!

Wi-Fi Gratis, Siapa yang Ogah?

Di zaman serba digital seperti sekarang, Wi-Fi adalah salah satu kebutuhan penting, bukan?

Jadi, kamu beruntung, karena Singapura punya banyak hotspot Wi-Fi gratis.

Salah satunya adalah Wireless@SG, yang menyediakan layanan Wi-Fi publik gratis di seluruh wilayah Singapura.

Kamu bisa menemukan hotspotnya di pusat perbelanjaan, museum, stasiun MRT, dan perpustakaan umum. Cukup praktis, kan?

Di Bandara Juga Ada!

Kalo kamu sampai di Bandara Changi, jangan khawatir soal koneksi internet.

Di sana, tersedia Wi-Fi gratis di area umum dan transit dengan #WiFi@Changi.

Ini cocok banget buat ngecek email atau update status perjalananmu sebelum melanjutkan petualangan di Singapura.

Wi-Fi di Pusat Perbelanjaan

Singapura terkenal dengan pusat perbelanjaannya yang mewah. Nah, di beberapa pusat perbelanjaan, restoran, dan kafe, kamu juga bisa menikmati Wi-Fi gratis.

Biasanya, informasi ini ditampilkan dengan jelas bagi pelanggan, tapi gak ada salahnya buat tanya petugasnya langsung di konter informasi pusat belanja.

Fasilitas Musala dan Ibadah Untuk Yang Muslim

Kalo kamu butuh tempat untuk sholat selama liburanmu, jangan khawatir.

Singapura punya fasilitas musala di berbagai hotel ternama dan atraksi wisata.

Kamu bisa cek langsung sama operator atau petugas di tempat tersebut untuk info lebih lanjut.

Jangan lupa juga, ada banyak masjid-masjid di Singapura mudah dicapai di seluruh kota.

Bahasa yang Digunakan Di Singapura?

Inggris adalah bahasa yang paling umum digunakan di Singapura, jadi kamu gak perlu khawatir soal bahasa.

Mayoritas penduduknya fasih berbahasa Inggris.

Tapi, kamu juga akan mendengar bahasa lain, seperti Mandarin, Melayu, atau Tamil. Jadi, komunikasi gak akan jadi masalah, deh!

Apakah Cuaca Di Singapura Selalu Cerah?

Singapura beriklim tropis dengan suhu yang tinggi dan lembap sepanjang tahun.

Suhu bisa mencapai lebih dari 30°C, jadi persiapkan diri dengan pakaian yang nyaman dan jangan lupa bawa payung, karena hujan singkat bisa turun kapan saja.

Makanya, selalu cek ramalan cuaca sebelum kamu keluar!

MRT singapore yang selalu sibuk seharian, saya abadikan foto di daerah Woodland ketika jalan jalan ke Singapura.
MRT singapore yang selalu sibuk seharian, saya abadikan foto di daerah Woodland ketika trip ke Singapore.

Colokan Listrik Yang Digunakan Selama Jalan Jalan Ke Singapura Apa?

Kalo kamu bawa peralatan elektronik, pastikan kamu punya adaptor atau colokan yang sesuai.

Arus listrik standar di Singapura adalah 220-240 volt AC (50 siklus). Colokan listriknya punya tiga prong persegi.

Jadi, siapin colokan yang sesuai biar gak ada masalah pas nge-charge perangkatmu.

Memberi Tips, Sebuah Kebijakan

Memberi tips buat pelayan yang baik itu dihargai di Singapura.

Standarnya adalah lebih dari 10 persen dari total tagihan di restoran atau hotel.

Jadi, kalo kamu puas dengan pelayanan, jangan ragu buat meninggalkan tip.

Area Bebas Rokok Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Jalan Jalan ke Singapura

Ingat, Singapura sangat ketat soal merokok di tempat umum.

Kamu gak boleh merokok di dalam ruangan ber-AC, seperti mal dan restoran.

Ada tempat khusus untuk merokok, jadi pastikan kamu merokok di sana.

Rokokmu juga hanya untuk penggunaan pribadi, jadi jangan bawa terlalu banyak.

Kalau MRT lagi sepi, bisa deh mengambil foto seperti ini :D *asal enggak malu*
Kalau MRT lagi sepi, bisa deh mengambil foto seperti ini 😀 *asal enggak malu*

Air Minum Aman

Gak perlu khawatir soal air minum di Singapura. Kamu bisa minum air langsung dari keran, karena airnya memenuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia.

Kalau kamu lebih suka air botolan, banyak juga yang tersedia di toko-toko dan minimarket.

Nomor Penting Yang Perlu Diketahui Sebelum Pergi Jalan Jalan ke Singapura

Terakhir, ini beberapa nomor darurat dan penting yang bisa kamu hubungi selama di Singapura:

  • Singapore Visitors Centre: 1800 736 2000 (gratis), Senin-Jumat (kecuali hari libur) dari jam 09.00-18.00.
  • Immigration & Checkpoints Authority: 65 6391 6100
  • Rumah Sakit:
    • Raffles Hospital: 65 6311 1111
    • Singapore General Hospital: 65 6222 3322
    • Gleneagles Hospital: 65 6473 7222
  • Taksi:
    • SMRT: 65 6555 8888
    • Comfort / CityCab: 65 6552 1111
  • Polisi: 999
  • Ambulans: 995
  • Kedutaan Besar RI Singapura: 65 6737 7422
  • Bandara Changi:
    • Terminal 1: 65 6542 3727
    • Terminal 2: 65 6542 9792
    • Terminal 3: 65 6542 8555
    • Budget Terminal: 65 6412 7500
  • SMRT – Bus & Kereta: 1800 3368 900

Semoga informasi ini membantu perjalananmu di Singapura, travelers!

Selamat menjelajah kota yang menakjubkan ini!

[ Baca Juga: 13+ Makanan Khas Singapura Yang Terkenal Wajib Kamu Coba ]

Get Lost, Jalan Jalan Ke Singapore Sendiri, Bertualanglah, Jelajahi Kota Di Singapura Ini!

 

 

Disambut Hujan Tidak Masalah, Ini Changi International Airport!

Cuaca cerah di Bali ternyata tidak lantas membuat cuaca di negeri tetangga cerah juga, buktinya awan tebal dan hujan ringan menyertai pendaratan yang mulus di Changi International Airport.

Meski sempat bikin keder juga landing melewati awan hitam yang tebal itu.

 

 

Untung di Changi International Airport tidak perlu pindah bus dulu untuk mencapai terminal kedatangan.

Jadi hujan pada acara trip hemat jalan jalan Ke Singapura sendiri And see this Singapore City kali ini tak akan ber masalah!

Mendarat di Bandara Changi, Awal mula trip ke Singapore dan jalan hemat ke Singapura kali ini!
Mendarat di Bandara Changi, Awal mula trip ke Singapore dan jalan hemat ke Singapura kali ini!

[ Baca Juga : Tips Backpacker Ke Singapore For Noob Seperti Saya ]

Trip Jalan Jalan Ke Singapore, Norak-Norak Bergembira Di Negara Tetangga!

Negara maju memang memiliki hal yang aneh – aneh, seperti “air keran” yang kalau di negara saya diminum langsung kadang bisa perut sakit.

Tapi di negara singa yang pertama kali saya kunjungi ini maha ada tulisan “drink water” atau air untuk diminum.

Mungkin bukan hal yang aneh buat orang yang sudah sering keliling dunia atau kebetulan tinggal di negara maju.

Tapi pada trip hemat jalan jalan ke Singapore pertama ini, saya hanyalah orang norak yang selau tertarik dengan hal baru dan unik.

Ada banyak kejutan pada trip ke Singapore kali ini!
Ada banyak kejutan pada trip ke Singapore kali ini!

Di Singapura Pejalan Kaki Adalah Raja!

Negara yang pertama kali saya temui sangat ramah dengan pejalan kaki, selalu ada trotoar untuk dinikmati pejalan kaki tanpa di langgar oleh sepeda motor.

Trip ke Singapore kali ini memberikan pelajaran, kalau disini bisa menyeberang tanpa takut dilanggar kendaraan lain.

Bahkan mobil dan kendaraan lainnya rela menunggu setiap pejalan kaki menyeberang baru melanjutkan perjalanannya!

*duh kapan negaraku seperti ini ya!*

Pejalan kaki adalah raja di Singapore, toleransi pengendara kendaraan bermotor sangat tinggi
Pejalan kaki adalah raja di Singapore, toleransi pengendara kendaraan bermotor sangat tinggi

[ Baca Juga : Woodlands Train Checkpoint, Antara Singapore dan Malaysia! ]

Fine City, Jalan Jalan Hemat Ke Singapura Jangan Sampai Kena Denda (Baca :Kota denda)

Merokok denda $1000, Minum di MRT denda $500 menyalakan korek, denda $5000 haduh, salah dikit bisa gak gajian setahun.

Ternyata ada juga negara yang jumlah dendanya gila – gilaan seperti itu, salah dikit denda.

Tapi efeknya juga dahsyat! Kota teratur, fasilitas publik selalu bersih dan aman dari tangan – tangan jail.

Trip jalan jalan hemat ke Singapore kali ini, sukses bikin saya selalu was was!

Takut kena denda sih.

Singapore is a FINE city, yak kota yang bagus sekaligus kota penuh denda, hati - hati jangan sampai kena denda :)
Singapore is a FINE city, yak kota yang bagus sekaligus kota penuh denda, hati – hati jangan sampai kena denda 🙂

Mencari Stasiun Kereta Tanpa Peta Bagaikan Mencari Jarum Di Dalam Tumpukan Jerami

Ternyata peta memang tetap diperlukan, untuk negara dengan petunjuk yang lengkap seperti Singapore sekalipun.

Seperti ketika saya mencari Woodlands checkpoint station pada trip hemat jalan jalan ke Singapore kali ini.

Tujuan selanjutnya Botanic Garden terpaksa di undur, hanya karena kesasar untuk mencari si stasiun kereta untuk pergi ke Malaysia tanpa menggunakan bantuan peta.

Ketemu sih tempatnya, tapi waktu habis banyak, dan kaki gempor duluan hahaaa!

Ribetnya mencaari Woodlands Train Check point buat menyeberang ke Malaysia
Ribetnya mencari Woodlands Train Check point buat menyeberang ke Malaysia

Negara Multikulural Berarti Banyak Makanan Enak, Trip Hemat Jalan Jalan Ke Singapore Jangan Pelit Cobain Makanan Khas Singapura Deh!

Negara yang satu ini memang ditinggali penduduk dari berbagai macam ras, Chinese, lndia, Melayu.

Makanan yang ada disini pun jadi bermacam – macam jenisnya masakan melayu? India? Atau bahkan masakan Indonesia?

Dijamin perut kenyang duluan sebelum mencoba semua masakan yang ada di Singapore.

Boleh kok jalan hemat ala backpacker ke Singapura, tapi rugi besar kalau gak cobain makanannya!

Faktanya, ketika trip hemat jalan jalan ke

Bukit Timah Nature Reserve, Area Gunung Tertinggi di Singapura

Kamu harus mengunjungi Bukit Timah Nature Reserve, menikmati keindahan wisata Alam sekaligus area gunung tertinggi di Singapura. Seperti apa? Selengkapnya simak di travel blog Indonesia catperku.com disini!

Tempat Wisata Seperti Apa itu Bukit Timah Nature Reserve?

Bukit Timah Nature Reserve adalah destinasi yang sempurna bagi para pecinta alam, petualang, dan backpacker di Singapura.

Dengan luasnya seluas 163 hektar, taman ini menyajikan kehidupan liar yang melimpah serta jalur-jalur yang menawarkan pengalaman mendaki yang menarik.

Bagi mereka yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota dan menikmati keindahan alam yang sejati, tempat wisata di Singapura ini adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

Bukit Timah Bukit Visitor Centre: Pintu Masuk ke Alam Liar Singapura

Sebelum memulai petualangan di Bukit Timah Nature Reserve, sebaiknya kunjungi Bukit Timah Bukit Visitor Centre atau situs resminya di sini.

Di sini, kamu akan diperkenalkan dengan berbagai jenis flora dan fauna yang dapat ditemukan di taman ini.

Galeri pengunjung di pusat pameran dilengkapi dengan layar sentuh interaktif dan display informatif mengenai ekologi hutan serta flora dan fauna yang hidup di dalamnya.

Salah satu atraksi menarik di pusat ini adalah replika dua Harimau Sumatra, sebagai penghormatan terhadap spesies yang dulunya mendiami taman ini.

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

Mengenal Sejarah Bukit Timah Nature Reserve: Dari Tambang Granit Hingga Cagar Alam

Mengenal Sejarah Bukit Timah Nature Reserve, Area Gunung Tertinggi di Singapura!

image/unsplash

Sebelum mengunjunginya, sebaiknya kamu tahu dulu sejarah dari gunung tertinggi di Singapura ini.

Asal Usul Nama “Bukit Timah”

Bukit Timah Nature Reserve mengambil namanya dari bukit tertinggi di daerah tersebut yang juga merupakan titik tertinggi di Singapura.

Meskipun nama bukit ini mengandung kata “timah”, tidak ada tambang timah yang pernah ditemukan di wilayah ini.

Sebaliknya, bukit ini dahulu digunakan sebagai tambang granit.

Sejak pertengahan abad ke-20, semua operasi pertambangan dihentikan dan wilayah ini diubah menjadi tempat rekreasi dan konservasi alam.

Peran Nathaniel Cantley dalam Pembentukan Cagar Alam

Pada tahun 1882, Nathaniel Cantley, yang saat itu menjabat sebagai Pengawas Kebun Botani Singapura, diperintahkan oleh Pemerintah Straits Settlements untuk menyusun laporan tentang hutan-hutan di wilayah tersebut.

Berdasarkan rekomendasinya, beberapa hutan cadangan ditetapkan di pulau Singapura.

Bukit Timah adalah salah satu hutan cadangan pertama yang ditetapkan pada tahun 1883.

Masa Tambang Granit dan Perubahan Menjadi Tempat Rekreasi

Selama bertahun-tahun, Bukit Timah digunakan sebagai tambang granit.

Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas tambang ini berhenti dan wilayah tersebut mengalami transformasi menjadi tempat rekreasi dan pelestarian alam.

Perubahan ini mencakup pembangunan jalur-jalur pendakian dan fasilitas lainnya yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan alam yang dimiliki oleh area gunung tertinggi di Singapura ini.

Perlindungan Terhadap Flora dan Fauna Asli

Pada tahun 1937, sebagian besar hutan cadangan di Singapura dihapuskan untuk memberi jalan bagi pembangunan ekonomi.

Namun, tiga daerah, termasuk Bukit Timah, tetap dipertahankan sebagai cagar alam di bawah pengelolaan Kebun Botani Singapura.

Perlindungan lebih lanjut terhadap cagar alam ini ditegaskan pada tahun 1951 dengan berlakunya Ordonansi Cagar Alam dan pembentukan Badan Cagar Alam.

Saat ini, cagar alam ini dikelola oleh Badan Taman Nasional untuk menjaga keberagaman hayati dan pelestarian flora dan fauna asli Singapura.

Peran Cagar Alam Bukit Timah dalam Konservasi Alam

Sebagai cagar alam yang terletak di tengah-tengah kota yang padat, Bukit Timah Nature Reserve memainkan peran penting dalam pelestarian lingkungan alami Singapura.

Dengan luasnya sekitar 28 kilometer persegi, cagar alam ini menyediakan lingkungan yang aman bagi berbagai spesies flora dan fauna asli untuk berkembang biak dan bertahan hidup.

Melalui upaya-upaya pelestarian dan perlindungan yang dilakukan oleh Badan Taman Nasional, bukit area gunung tertinggi di Singapura ini menjadi salah satu warisan alam yang berharga bagi Singapura.

Pentingnya Konservasi Alam di Singapura

Konservasi alam adalah hal yang sangat penting di Singapura, sebuah negara yang padat penduduk dan memiliki ruang terbatas.

Dengan menjaga keanekaragaman hayati dan menjaga ekosistem alami tetap utuh, Singapura dapat memastikan bahwa lingkungannya tetap sehat dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Oleh karena itu, upaya-upaya untuk melindungi dan memelihara cagar alam seperti Bukit Timah Nature Reserve sangatlah krusial untuk masa depan negara ini.

Keberadaan tempat ini adalah contoh nyata dari bagaimana wilayah yang dulunya digunakan untuk tambang granit dapat berubah menjadi tempat rekreasi dan konservasi alam yang penting.

Dengan sejarahnya yang kaya dan peran pentingnya dalam pelestarian alam, cagar alam ini menjadi salah satu aset terbesar Singapura.

Melalui upaya-upaya konservasi yang berkelanjutan, area ini akan terus menjadi tempat perlindungan bagi flora dan fauna asli, serta menjadi tujuan rekreasi yang populer bagi warga lokal dan wisatawan.

[ Baca Juga: Tentang Cagar Alam, Dan Etika Jalan Jalan Di Alam ]

Melakukan Pendakian ke Bukit Timah Hill

Melakukan Pendakian ke Bukit Timah Hill

Bukit Timah Nature Reserve adalah sebuah bukit dan gunung tertinggi di Singapura, yang dikenal juga sebagai Bukit Timah Hill.

Dengan ketinggian 163 meter, mendaki bukit ini adalah pengalaman yang harus dicoba oleh para pengunjung.

Jalurnya mudah dilalui dan telah diperbarui pada tahun 2016 dengan penambahan tangga, trotoar, dan pagar tali baru untuk meningkatkan keselamatan pengunjung.

Ada beberapa rute pendakian dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, sehingga kamu dapat memilih sesuai dengan kemampuan dan minat.

Menikmati Keindahan Alam Liar

Selama pendakian, kamu akan dikelilingi oleh keindahan alam liar yang tak terganggu.

Bukit sekaligus area gunung tertinggi di Singapura ini merupakan salah satu hutan hujan primer yang masih tersisa di Singapura, sehingga kamu dapat menemukan beragam flora dan fauna yang unik di sini.

Pastikan untuk membawa kamera untuk menangkap keindahan alam liar yang ada di sepanjang perjalanan.

Eco-Link@BKE: Jembatan Ekologi Pertama di Asia Tenggara

Salah satu atraksi menarik di Bukit Timah Nature Reserve adalah Eco-Link@BKE, jembatan ekologi pertama di Asia Tenggara.

Jembatan ini memungkinkan satwa liar untuk menyeberang dengan aman antara Bukit Timah Nature Reserve dan Central Catchment Nature Reserve.

Dengan panjang 62 meter, Eco-Link dirancang untuk membantu memperluas habitat satwa liar dan menjaga keberlanjutan ekosistem hutan hujan di Singapura.

Apa yang Bisa Dilihat di Bukit Timah Nature Reserve?

  • Eco-Link@BKE: Tempat wildlife bisa menyeberang dengan aman antara Bukit Timah Nature Reserve dan Central Catchment Nature Reserve menggunakan jembatan ekologi pertama di Asia Tenggara.
  • Puncak Alam Tertinggi Singapura: Nikmati keindahan alam saat kamu mendaki ke puncak Bukit Timah Hill yang setinggi 163 meter.
  • Hutan Hujan Tropis yang Tak Terganggu: Jelajahi salah satu hutan hujan primer yang masih tersisa di Singapura, yang menjadi rumah bagi sebagian besar kehidupan liar di pulau ini.
  • Greater Racket-tailed Drongo: Burung hitam berkilau dengan dua ekor panjang yang memiliki raket di ujungnya.
  • Kayu Pontianak / Red Dhup: Pohon besar dengan akar berduri yang tumbuh hingga 50 meter tingginya. Perhatikan daun dan buah merahnya yang mencolok. Pohon ini dilestarikan sebagai pohon warisan.
  • Pohon Hujan Tertinggi Singapura: Lihatlah pohon Sereya yang tegak sepanjang 60 meter, setinggi sebuah gedung apartemen 20 lantai!
  • Malayan Colugo: Mamalia abu-abu atau coklat kemerahan ini memiliki membran kulit yang luas yang memungkinkannya untuk meluncur di antara pohon. Biasanya menempel pada batang dan cabang pohon.

Aktivitas di Bukit Timah Nature Reserve

Area bukit area gunung tertinggi di Singapura ini adalah tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Selain mendaki, kamu juga dapat mengikuti berbagai kegiatan dan lokakarya yang diselenggarakan di taman ini.

Berikut adalah beberapa aktivitas yang bisa kamu nikmati:

  • I heART Nature Workshops: Ikuti lokakarya seni dan kerajinan yang menyenangkan untuk anak-anak dan orang tua mereka.
  • Program Penjaga Alam: Belajar tentang perlindungan dan konservasi satwa liar dalam kehidupan liar di cagar alam.
  • Berjalan-jalan Singkat: Nikmati berjalan-jalan santai sambil mengapresiasi keindahan alam di sekitarmu.

Peta Lokasi dan Cara Pergi Ke Bukit Timah Nature Reserve

Untuk pergi ke Bukit Timah Nature Reserve, terdapat beberapa opsi transportasi yang dapat digunakan.

Berikut adalah beberapa cara untuk menuju ke area gunung tertinggi di Singapura ini:

  1. Kendaraan Pribadi: Bukit Timah Nature Reserve dapat dicapai dengan kendaraan pribadi. Terdapat area parkir yang tersedia di dekat pintu masuk.
  2. Bus: Terdapat beberapa rute bus yang melewati Bukit Timah Nature Reserve, seperti rute 67, 75, 170, 171, 184, 852, dan 961. Penumpang dapat turun di Jalan Anak Bukit Road, di depan Beauty World Centre (Bus stop ID: 42109), atau di Upper Bukit Timah Road, di depan Bukit Timah Shopping Centre (Bus stop ID: 42091).
  3. MRT: Penumpang dapat turun di stasiun MRT Beauty World, kemudian keluar dari Exit A. Setelah itu, perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menggunakan bus.
  4. Taksi: Penumpang dapat menggunakan jasa taksi untuk menuju ke Bukit Timah Nature Reserve.

Liburan Ke Singapura, Kamu Harus Mampir Ke Area Gunung Tertinggi di Singapura Ini!

Bukit yang juga merupakan area area gunung tertinggi di Singapura ini adalah surga bagi para pecinta alam di Singapura.

Dengan keindahan alam yang menakjubkan dan beragamnya aktivitas yang ditawarkan, tempat ini adalah destinasi yang sempurna untuk melarikan diri dari kesibukan kota dan menikmati keindahan alam yang sejati.

Jadi, jangan ragu untuk mengunjungi Bukit Timah Nature Reserve dan merasakan keajaiban alam yang ada di sana!

Masjid Sultan Singapura, Salah Satu Masjid Terbesar Di Singapore

Mengenal Masjid Sultan Singapura, salah satu masjid terbesar di Singapore, simbol kemegahan, keindahan dan sejarah yang menarik. Disini travel blog Indonesia catperku.com akan mengulas lengkap mengenai salah satu masjid di Singapura ini, termasuk cara pergi ke Masjid Sultan.

Sejarah Masjid Sultan: Dari Pembangunan Hingga Kini

Masjid Sultan Singapura tidak hanya menjadi salah satu masjid terbesar di Singapura, tetapi juga merupakan bagian integral dari sejarah dan warisan budaya negara ini.

Masjid ini dibangun pada tahun 1824 untuk Sultan Hussein Shah, sultan pertama Singapura.

Pada awalnya, masjid ini merupakan bangunan sederhana dengan satu lantai dan atap dua lapis.

Namun, seratus tahun kemudian, pada tahun 1932, masjid ini mengalami renovasi besar-besaran yang dipimpin oleh Denis Santry dari Swan and Maclaren, sebuah firma arsitektur terkemuka di Singapura saat itu.

Sejarah Masjid Sultan Singapura Dari Pembangunan Hingga Kini.

Menelusuri Sejarah Pembentukan Masjid dan Pengaruh Kolonialisme Inggris

Ketika Singapura diserahkan kepada Inggris pada tahun 1819, Temenggong Abdul Rahman dan Sultan Hussain Shah dari Johor mendapatkan beberapa keistimewaan dari pemerintah Inggris.

Salah satu di antaranya adalah hak untuk tinggal di Kampong Glam dan mendirikan sebuah masjid.

Kampong Glam pada saat itu dianggap sebagai daerah yang dihuni oleh orang-orang Melayu dan Muslim.

Sultan Hussain memutuskan untuk membangun sebuah masjid yang menjadi simbol dari kekuasaannya sebagai Sultan.

Awal Pembangunan Masjid Sultan Singapura

Pembangunan Masjid Sultan dimulai pada tahun 1824 dan selesai dua tahun kemudian, pada tahun 1826.

Masjid ini awalnya memiliki struktur bangunan yang sederhana dengan atap tiga lapis berbentuk limas, sesuai dengan gaya tradisional Nusantara.

Proyek pembangunan masjid ini didanai oleh sumbangan dari East India Company sebesar S$3.000 dan donasi dari jemaah Muslim setempat.

Masjid Sultan Singapura, Salah Satu Masjid Terbesar Singapore!

Perkembangan dan Konflik

Pada awalnya, pembangunan Masjid Sultan berjalan lancar, tetapi terjadi ketegangan saat pembangunan jalan North Bridge yang memotong wilayah sekitar masjid.

Meskipun demikian, pembangunan masjid tetap dilanjutkan dan selesai pada tahun 1826. Pengelolaan masjid dilakukan oleh Alauddin Shah, cucu Sultan Hussain, hingga tahun 1879.

Pengelolaan oleh Trustees dan Pembaharuan

Pada tahun 1879, pengelolaan masjid dialihkan kepada lima pemimpin komunitas Muslim setempat.

Pada tahun 1914, hak penggunaan tanah masjid diperpanjang oleh pemerintah Inggris selama 999 tahun, dan dibentuklah dewan pengelola baru yang terdiri dari perwakilan dari berbagai faksi komunitas Muslim di Singapura.

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

Pembangunan Masjid Baru

Pada tahun 1924, dalam rangka memperingati seratus tahun Masjid Sultan, diputuskan untuk membangun masjid baru yang lebih besar.

Masjid baru ini dirancang oleh arsitek Denis Santry dan selesai dibangun pada tahun 1928.

Dalam proses pembangunan ini, komunitas Muslim Singapura, termasuk keluarga kerajaan, turut berkontribusi baik secara finansial maupun melalui sumbangan material, seperti botol kaca hijau yang digunakan sebagai ornamen bawah kubah masjid.

Perkembangan dan Pengakuan

Masjid Sultan yang merupakan salah satu terbesar di Singapura terus mengalami perkembangan dan perbaikan sepanjang tahun.

Pada tahun 1960, perbaikan dilakukan untuk memperbaiki ruang utama masjid, sedangkan pada tahun 1993, masjid dilengkapi dengan auditorium dan aula serbaguna.

Pada tanggal 14 Maret 1975, masjid ini diakui sebagai monumen nasional oleh pemerintah Republik Singapura.

Saat ini, pengelolaan Masjid Sultan Singapore dipegang oleh Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS).

Peran dan Signifikansi Masjid Sultan

Perananan masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga merupakan simbol dari sejarah dan keberagaman budaya Singapura.

Dengan perannya yang penting dalam menghubungkan komunitas Muslim di Singapura dan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan budaya,

Masjid Sultan terus memainkan peran yang signifikan dalam kehidupan masyarakat setempat.

[ Baca Juga: Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh : Sejarah, Arsitektur ]

Arsitektur yang Memukau: Kubah Emas dan Dekorasi Kaca

Salah satu daya tarik utama dari Masjid Sultan adalah arsitektur megahnya.

Kubah emas yang sangat besar dan kubah berbentuk bawang menjadi ciri khas yang mengesankan.

Namun, yang membuatnya lebih istimewa adalah dekorasi dasar kubah dengan ujung botol kaca.

Setiap ujung botol kaca ini disumbangkan oleh umat Muslim kurang mampu selama masa pembangunan, menunjukkan semangat kolaboratif dan kesatuan dalam komunitas Muslim.

Hal ini juga mencerminkan nilai-nilai keberagaman dan inklusivitas yang menjadi bagian dari budaya Singapura.

Arsitektur yang Memukau: Kubah Emas dan Dekorasi Kaca

Peran dalam Sejarah dan Masyarakat Muslim Singapura

Dikukuhkan sebagai monumen nasional pada tahun 1975, Masjid Sultan tetap menjadi titik penting bagi masyarakat Muslim Singapura hingga saat ini.

Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan budaya.

Selama bulan Ramadhan, misalnya, pasar malam di sekitar masjid ramai dengan gerai makanan dan kegiatan sosial.

Masjid Sultan juga menawarkan tur berpemandu yang informatif, memungkinkan pengunjung untuk memahami lebih dalam tentang sejarah, arsitektur, dan kehidupan di sekitar masjid.

[ Baca Juga: Bukit Timah Nature Reserve, Area Gunung Tertinggi di Singapura ]

Lokasi dan Cara Menuju Masjid Sultan Singapura

Masjid Sultan Singapore terletak di 3 Muscat Street, Singapura 198833.

Untuk menuju ke masjid ini, terdapat beberapa opsi transportasi yang dapat digunakan:

1. MRT (Mass Rapid Transit)

Penumpang dapat turun di stasiun MRT Bugis, kemudian keluar dari Exit B.

Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama sekitar 10 menit menuju Masjid Sultan seperti yang terlihat pada peta di bawah.

2. Bus

Terdapat beberapa rute bus yang melewati Masjid Sultan Singapura, seperti rute 7, 32, 51, 61, 63, 80, 145, 175, dan 197.

Penumpang dapat turun di halte bus di sekitar Masjid Sultan Singapore.

3. Taksi

Alternatif lain adalah menggunakan jasa taksi untuk menuju ke Masjid Sultan Singapura, yang dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pengunjung.

[ Baca Juga: Explore Singapore: Panduan Trip Jalan Jalan Ke Singapura ]

Pengalaman di Masjid Sultan: Menikmati Keindahan dan Keberagaman

Bagi wisatawan yang tertarik untuk memahami lebih dalam tentang Islam dan budaya Muslim, mengunjungi Masjid Sultan Singapura adalah pengalaman yang berharga.

Selain mengagumi arsitektur megahnya, pengunjung juga dapat merasakan atmosfer yang tenang dan damai di dalam masjid.

Selain itu, interaksi dengan masyarakat lokal di sekitar masjid juga dapat memberikan wawasan yang berharga tentang kehidupan dan budaya Muslim di Singapura.

Simbol Kemegahan, Sejarah Dan Keberagaman Singapura

Masjid Sultan Singapura adalah salah satu simbol keindahan, sejarah, dan keberagaman negara ini.

Dengan arsitektur megahnya, peran penting dalam sejarah, dan fungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan budaya, masjid ini merupakan destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang Islam dan warisan budaya Singapura.

Dengan lokasinya yang mudah dijangkau dan beragamnya opsi transportasi, tidak ada alasan untuk melewatkan kesempatan untuk mengunjungi Masjid Sultan Singapura saat berada di Singapura.

Apakah Berkunjung Ke Singapura Perlu Visa Bagi WNI Di 2024?

Apakah berkunjung ke Singapura perlu visa bagi WNI? Mungkin pertanyan ini akan muncul dari kamu yang belum pernah pergi ke Singapura.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa membaca tulisan travel blog Indonesia catperku.com ini sampai selesai ya.

Panduan Bepergian ke dan Dari Singapura

Singapura, dengan bandara internasionalnya yang terkenal, Changi Airport, adalah salah satu destinasi favorit bagi para pelancong di seluruh dunia.

Dengan panduan ini, saya akan memberikan informasi penting dan tips praktis untuk memaksimalkan perjalanan kamu ke dan dari Singapura.

[ Baca Juga: Syarat Perjalanan Wisata Masuk Ke Negara Singapura ]

Apakah Saya Memerlukan Visa untuk Masuk ke Singapura?

Salah satu pertanyaan umum yang sering diajukan oleh para pelancong adalah apakah mereka memerlukan visa untuk masuk ke Singapura.

Secara umum, sebagian besar wisatawan tidak memerlukan visa untuk masuk ke Singapura.

Namun, ada beberapa negara yang memerlukan visa untuk masuk ke Singapura.

Kamu dapat memeriksa daftar negara yang memerlukan visa di situs web resmi Otoritas Pemeriksaan & Imigrasi (ICA) Singapura atau menanyakan langsung di Kedutaan Besar Singapura terdekat denganmu.

Jadi apakah pemegang paspor Indonesia perlu visa untuk masuk ke Singapura? Jawabannya adalah tidak.

Jadi apakah pemegang paspor Indonesia perlu visa untuk masuk ke Singapura? Jawabannya adalah tidak.

Pengecekan Masa Berlaku Izin Tinggal

Jika kamu telah diberikan izin tinggal untuk masuk ke Singapura, pastikan untuk memeriksa masa berlaku izin tinggalmu.

Informasi ini biasanya dapat ditemukan pada lembar pengesahan izin kunjungan di paspormu.

Jadi ini penting untuk dicatat ya, meskipun pemegang paspor Indonesia ini bebas visa ke Singapura, pastikan masa berlakunya masih diatas 6 bulan.

Jika tidak, resikonya kamu akan ditolak masuk ke Singapura.

Pengisian Dokumen pada Saat Kedatangan

Setelah melewati imigrasi di Changi Airport, kamu akan diminta untuk mengisi Kartu Kedatangan SG / Singapore Arrival Card sebelum meninggalkan titik keberangkatan.

Pastikan untuk mengisi kartu ini dengan benar dan lengkap sebelum meninggalkan Bandara Changi Singapura.

Kamu dapat mengunjungi situs web Otoritas Imigrasi & Titik Pemeriksaan Singapura untuk mengirimkan informasi kedatangan, yang dapat dilakukan hingga tiga hari sebelum kunjungan kamu.

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

Keberangkatan dari Singapura

Apa yang harus dipersiapkan?

Layanan Kemudahan saat Berangkat

Bagi para wisatawan yang memenuhi syarat, terdapat layanan kemudahan yang disebut Sistem Izin Otomatis yang disempurnakan (eIACS).

Layanan ini biasanya diperuntukkan bagi Warga Negara Singapura, Penduduk Tetap, Pemegang Izin Tinggal Jangka Panjang, dan Pemegang Izin Tinggal bagi Pekerja.

Namun, wisatawan yang sering berkunjung ke Singapura juga mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan layanan ini melalui Program Wisatawan yang Sering Berkunjung ke Singapura dari ICA.

Menyelesaikan Bea Cukai

Yang perlu diketahui terkait bea cukai di Singapura.

Aplikasi Bea Cukai Singapura

Untuk memudahkan proses melalui bea cukai di Singapura, kamu dapat menggunakan aplikasi seluler Bea Cukai Singapura, yaitu Customs@SG.

Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk melaporkan dan membayar bea dan/atau Pajak Barang dan Jasa (GST) untuk pembelian di luar negeri saat berpergian.

Pastikan untuk memasukkan informasi sebelum tiba di titik pemeriksaan di Singapura untuk menghindari keterlambatan dan kelancaran proses bea cukai.

[ Baca Juga: Explore Singapore, Panduan Trip Jalan Jalan Ke Singapura ]

Kembali ke Singapura

Saat datang di singapura.

Pengisian Formulir untuk Penduduk Lama

Bagi mereka yang kembali ke Singapura setelah masa tinggal di luar negeri, ada beberapa dokumen yang harus diisi mulai 27 Maret 2020.

Ini berlaku untuk Warga Negara Singapura, Penduduk Tetap, Pemegang Izin Tinggal Jangka Panjang, Pemegang Izin Tinggal bagi Pekerja, dan Pekerja yang bekerja di layanan penting.

Kamu harus mengirimkan pernyataan kesehatan melalui layanan elektronik Kartu Kedatangan SG sebelum melanjutkan proses ke imigrasi.

Pastikan untuk mengirimkan pernyataan kesehatan hingga tiga hari sebelum kedatangan di Singapura dan selalu berpegang pada kejujuran kamu agar tidak melanggar Undang-Undang Penyakit Menular.

Jika kamu perlu informasi lebih lanjut, kamu bisa kunjungi situs website kementrian kesehatan Singapura.

Dengan mengikuti panduan ini, kamu akan lebih siap dan termudahkan dalam perjalanan ke dan dari Singapura.

Selamat menikmati liburan di pulau Singapura yang cerah! Semoga pertanyaan apakah pergi ke singapura perlu visa terjawab ya!

13+ Makanan Khas Singapura Yang Terkenal Wajib Coba Di 2024

Mulai dari Roti Canai, Laksa, Nasi Ayam hingga Hokkien Prawn Mie, berikut ini adalah 9+ rekomendasi makanan khas Singapura yang terkenal wajib kamu coba di 2024 akan diulas travel blog Indonesia catperku.com!

Ya, Singapura, dengan kekayaan budaya dan variasi kuliner yang luar biasa, adalah surga bagi para pecinta makanan.

Dari laksa hingga chicken rice, kota ini menawarkan berbagai hidangan lezat yang harus Anda coba saat berkunjung.

Mari kita bahas lebih lanjut tentang makanan khas kuliner Singapura yang patut dicicipi!

Singapore Laksa: Cita Rasa Khas Asia yang Menggugah Selera

Singapore Laksa: Cita Rasa Khas Asia yang Menggugah Selera

Laksa Katong: Kelezatan Tradisional yang Mendunia

Laksa adalah salah satu hidangan ikonik Singapura yang tidak boleh Anda lewatkan. Laksa Katong adalah salah satu varian terkenal yang harus Anda coba.

Dengan kuah kental yang kaya akan rasa, potongan udang, dan perkedel ikan yang lembut, Laksa Katong adalah pengalaman rasa yang tak terlupakan.

Yishun Laksa: Kelezatan dari Utara Singapura

Jika Anda berada di daerah utara Singapura, jangan lewatkan Yishun Laksa.

Terkenal dengan kuahnya yang lembut dan aroma rempah yang khas, Yishun Laksa menjadi favorit banyak orang.

Pastikan untuk mencicipi hidangan ini saat berkunjung ke Singapura!

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

Hokkien Prawn Mee: Lezatnya Mie Udang Makanan Khas Singapura

Hokkien Prawn Mee: Lezatnya Mie Udang Makanan Khas Singapura

Kim Keat Hokkien Mee: Warisan Kuliner yang Tak Tergantikan

Hokkien Prawn Mee adalah hidangan yang wajib dicicipi di Singapura.

Dengan mie kuning tebal, bihun, dan kuah kaldu udang yang kaya rasa, hidangan ini adalah pilihan yang sempurna untuk menyenangkan lidah Anda.

Kunjungi Kim Keat Hokkien Mee untuk mencicipi kelezatannya yang autentik.

Wanton Mee: Kombinasi Mi yang Menggugah Selera

Wanton Mee Kombinasi Mi yang Menggugah Selera

Ji Ji Wanton Noodle Specialist: Tempat yang Harus Dikunjungi untuk Penggemar Mi Wanton

Wanton Mee adalah salah satu hidangan makanan khas yang tidak boleh Anda lewatkan saat berada di Singapura.

Dengan mi yang lezat, pangsit udang, dan kuah sup yang gurih, hidangan ini akan membuat Anda ketagihan.

Ji Ji Wanton Noodle Specialist adalah tempat terbaik untuk menikmati Wanton Mee yang lezat dan autentik.

[ Baca Juga: Cicipi Kuliner Wajib Malaysia Ini Ketika Traveling Kesana! ]

Kaya Toast: Sarapan Klasik ala Singapura

Kaya Toast Sarapan Klasik ala Singapura

Ya Kun Kaya Toast: Tempat Terbaik untuk Menikmati Kaya Toast

Kaya Toast adalah hidangan sarapan klasik yang sangat populer di Singapura.

Dengan roti bakar yang renyah, mentega lembut, dan selai kaya yang manis, Kaya Toast adalah pilihan sempurna untuk memulai hari Anda.

Kunjungi Ya Kun Kaya Toast untuk menikmati hidangan ini dengan secangkir kopi hangat.

Roti Prata: Lezatnya Roti India ala Singapura

Roti Prata: Lezatnya Roti India ala Singapura

Midas Roti Prata: Menikmati Sensasi Roti Prata di Chinatown

Roti Prata adalah salah satu makanan khas berasal dari India yang paling disukai di Singapura.

Dengan tekstur yang lembut dan rasa yang gurih, Roti Prata adalah hidangan yang cocok dinikmati kapan saja.

Kunjungi Midas Roti Prata di Chinatown untuk menikmati Roti Prata yang lezat dan autentik.

[ Baca Juga: The Singapore Zoo: Panduan Wisata Terbaru 2024 ]

Singapore Hainan Chicken Rice: Kelezatan Tradisional dari Pulau Hainan

Singapore Hainan Chicken Rice: Kelezatan Tradisional dari Pulau Hainan, Makanan Khas Singapura!

Loy Kee Chicken Rice: Pengalaman Menikmati Nasi Ayam yang Tak Tertandingi

Singapore Hainan Chicken Rice adalah salah satu hidangan yang paling terkenal di Singapura meski aslinya dari Hainan.

Dengan nasi yang lembut dan daging ayam yang lezat, hidangan ini adalah pilihan yang sempurna untuk makan siang atau makan malam.

Kunjungi Loy Kee Chicken Rice untuk mencicipi kelezatannya yang autentik dan tak tertandingi.

Chwee Kueh: Kudapan Manis atau Asin yang Lezat

Jian Bo Shui Kueh: Tempat Terbaik untuk Menikmati Chwee Kueh

Chwee Kueh adalah hidangan khas Singapura yang harus Anda coba saat berkunjung.

Dengan tekstur yang lembut dan rasa yang lezat, Chwee Kueh adalah pilihan yang sempurna untuk sarapan atau kudapan.

Kunjungi Jian Bo Shui Kueh untuk mencicipi Chwee Kueh yang lezat dan autentik.

[ Baca juga: 33 Kuliner Filipina, Makanan Khas Enak Wajib Coba! ]

Char Kway Teow: Mi Goreng ala Singapura yang Menggugah Selera

Char Kway Teow adalah salah satu hidangan dan makanan khas favorit di Singapura.

Dengan mi yang digoreng bersama udang, kerang, dan telur, hidangan ini adalah pilihan yang sempurna untuk makan malam.

Kunjungi tempat-tempat terkenal seperti Zion Road Char Kway Teow untuk mencicipi Char Kway Teow yang lezat dan autentik.

Rojak: Salad Buah Pedas yang Memikat

Rojak Khas Singapore: Rasa Manis, Pedas, dan Asam yang Menggugah Selera

Rojak adalah salah satu hidangan yang paling unik di Singapura.

Dengan campuran buah segar yang dicampur dengan saus pedas dan asam, Rojak adalah hidangan yang sempurna untuk menyegarkan lidah Anda.

Kunjungi tempat-tempat terkenal seperti Lau Pa Sat Market untuk mencicipi Rojak yang lezat dan autentik.

Dengan begitu banyak pilihan makanan lezat, Singapura adalah surga bagi para pecinta kuliner.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi hidangan-hidangan khas Singapura yang terkenal saat Anda berkunjung ke kota ini!

Ice Kachang: Es Serut Berwarna-warni yang Segar

Ice Kachang Es Serut Berwarna-warni yang Segar

Ice Kachang adalah hidangan pencuci mulut yang sangat populer di Singapura, terutama saat cuaca panas yang membuat Anda haus.

Hidangan ini terdiri dari es serut yang ditaburi dengan beragam sirup berwarna-warni, biji-bijian, dan kacang-kacangan untuk menambah tekstur dan rasa yang beragam.

Ice Kachang adalah pilihan yang sempurna untuk mengakhiri hidangan makan malam Anda dengan segar.

Satay Singapore: Lezatnya Potongan Daging Panggang dengan Saus Kacang

Satay Singapore atau Sate Singapura adalah salah satu hidangan yang wajib kamu coba saat berada di Singapura.

Hidangan ini terdiri dari potongan daging (biasanya ayam, daging sapi, atau kambing) yang ditusuk dan dipanggang dengan sempurna sehingga menghasilkan aroma yang menggugah selera.

Satay disajikan dengan saus kacang yang kaya rasa, bawang merah, dan ketupat yang lembut. Rasakan kelezatan Satay Singapore yang memanjakan lidah Anda!

Varian Satay yang Populer

Di Singapura, Anda akan menemukan berbagai varian Satay yang memiliki cita rasa unik dan berbeda.

Beberapa tempat terkenal untuk menikmati Satay diantaranya adalah Lau Pa Sat dan Satay by the Bay di Gardens by the Bay.

Cobalah beberapa varian daging yang berbeda dan nikmati pengalaman kuliner yang tak terlupakan!

Nasi Lemak: Paduan Rasa Sempurna dari Nasi, Santan, dan Sambal Pedas

Nasi Lemak adalah salah satu makanan khas Singapura yang tidak boleh dilewatkan.

Terjemahan harfiah dari “nasi lemak” dalam bahasa Melayu adalah “nasi yang kaya”, merujuk pada santan kelapa yang digunakan dalam proses memasak nasi ini.

Hidangan ini menawarkan paduan rasa yang sempurna antara nasi aromatik yang dimasak dengan santan dan daun pandan, disantap dengan lauk-pauk yang lezat seperti ikan goreng, sayap ayam, otah, ikan bilis goreng, telur, dan mentimun, disertai dengan sambal pedas yang membangkitkan selera makan Anda.

Ragam Lauk yang Dapat Anda Temui

Setiap kelompok etnik di Singapura memiliki versi Nasi Lemak mereka sendiri, dengan sedikit variasi dalam lauk-pauk yang disajikan.

Versi Melayu cenderung lebih klasik dengan ikan goreng dan telur rebus, sementara versi Tionghoa biasanya menyajikan dengan lauk-pauk seperti ayam goreng dan kari sayuran.

Apapun pilihannya, Nasi Lemak adalah hidangan yang akan memuaskan selera Anda.

Kari Kepala Ikan: Paduan Unik dari Budaya India Selatan dan Tionghoa

Kari Kepala Ikan: Makanan Khas Singapura, Paduan Unik dari Budaya India Selatan dan Tionghoa

Kari Kepala Ikan adalah salah satu hidangan yang mencerminkan keunikan Singapura dan perpaduan budaya di negara ini.

Hidangan ini terdiri dari kepala ikan yang dimasak dengan rempah-rempah kari khas India Selatan, menciptakan kuah yang harum dan kaya rasa.

Daging yang lembut dari kepala ikan disertai dengan campuran sayuran seperti okra dan terung, menjadikan hidangan ini sangat nikmat saat disantap dengan nasi.

Asal Usul dan Variasi Kari Kepala Ikan

Kari Kepala Ikan pertama kali diciptakan di sebuah restoran India pada tahun 1940-an oleh seorang koki bernama M.J. Gomez.

Untuk menyenangkan pelanggan Tionghoa, Gomez memadukan kari khas India dengan hidangan favorit orang Tionghoa, kepala ikan.

Sejak itu, hidangan ini telah menjadi salah satu hidangan yang paling populer di Singapura dan dapat ditemukan di berbagai restoran India, Tionghoa, Melayu, dan Peranakan di seluruh negeri.

Fried Carrot Cake: Camilan Gurih yang Nikmat

Fried Carrot Cake, atau lebih dikenal sebagai Chai Tow Kway dalam dialek Teochew, adalah camilan yang sangat populer di Singapura.

Meskipun namanya mengandung kata “wortel”, hidangan ini sebenarnya tidak mengandung wortel.

Melainkan tepung beras dan lobak putih yang diolah menjadi adonan yang dikukus, dipotong, dan digoreng bersama bawang putih, telur, dan chai poh (lobak yang diasinkan).

Sejarah dan Variasi Fried Carrot Cake

Fried Carrot Cake memiliki akar di provinsi Chaoshan, Tiongkok Selatan, di mana hidangan ini dikenal sebagai “chao gao guo” atau kue tepung goreng.

Di Singapura, hidangan ini diperkenalkan oleh imigran Teochew dan menjadi sangat populer di seluruh negeri.

Ada dua varian warna Fried Carrot Cake yang umum disajikan, yaitu hitam (digoreng dengan kecap hitam manis) dan putih (asli).

Cobalah kedua varian ini untuk merasakan perbedaan citarasa yang unik!

Singapore Chilli Crab: Kepiting Goreng dengan Saus Pedas yang Memikat

Singapore Chilli Crab: Makanan Khas Singapura Berupa Kepiting Goreng dengan Saus Pedas yang Memikat

Singapore Chilli Crab adalah salah satu hidangan makanan khas paling terkenal di Singapura.

Daging kepiting yang lezat disajikan dengan saus pedas yang manis dan gurih, menciptakan paduan rasa yang memikat bagi lidah Anda.

Sausnya begitu menggugah selera sehingga Anda pasti akan ingin menjilat jari Anda setelah selesai menyantap hidangan ini.

Sejarah dan Populeritas Chilli Crab

Chilli Crab pertama kali diciptakan oleh sepasang suami istri di Singapura pada tahun 1956 dan sejak itu telah menjadi salah satu hidangan ikonik dari negara ini.

Berkat rasa saus yang lezat dan daging kepiting yang berlimpah, Chilli Crab menjadi favorit di antara penduduk lokal dan wisatawan sama.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Singapore Chilli Crab saat Anda berkunjung ke Singapura!

Dengan begitu banyak pilihan makanan lezat yang unik, Singapura adalah surga bagi para pecinta kuliner.

Jangan ragu untuk mencoba berbagai hidangan khas Singapura yang telah saya sebutkan di atas saat Anda mengunjungi negeri ini!

Cara Mengisi MyICA SG Arrival Card Singapura Via App Di 2024

Jika kamu merencanakan perjalanan ke Singapura, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisi SG Arrival Card. Ini adalah formulir yang penting untuk diisi oleh semua wisatawan sebelum memasuki Singapura, entah itu untuk liburan atau tujuan lainnya.

Proses pengisian kartu ini sekarang bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi MyICA Mobile atau situs web resmi Immigration and Checkpoints Authority (ICA) Singapura.

Namun kali ini travel blog indonesia catperku.com hanya bahas langkah-langkah rinci untuk mengisi SG Arrival Card dengan benar lewat aplikasi MyICA Mobile ya.

Mengingat jaman sekarang hampir semua orang memiliki smartphone.

Pertama-tama, pastikan kamu telah mengunduh aplikasi MyICA Mobile di smartphone kamu lewat App Store (iOS) or Google Play (Android).

Setelah itu, buka aplikasi tersebut untuk memulai proses pengisian SG Arrival Card.

1. Klik Submit SG Arrival Card

Setelah membuka aplikasi MyICA Mobile, cari opsi “Submit SG Arrival Card” dan klik di sana.

Kamu akan diberi pilihan antara pengisian individu atau kelompok.

Pilih opsi yang sesuai dengan kebutuhanmu, apakah kamu bepergian sendiri atau bersama dengan kelompok.

[ Baca Juga: Apa Saja Syarat Perjalanan Wisata ke Singapura Untuk Orang Indonesia? ]

2. Klik Add Profile

Klik Add Profile, Pilih opsi Foreign Visitor Untuk Mulai Mengisi MyICA SG Arrival Card Singapura

Ketika kamu memilih untuk mengisi sebagai individu, langkah selanjutnya adalah menambahkan profil pribadi kamu.

Pilih opsi “Foreign Visitor” karena kamu adalah seorang wisatawan yang akan datang ke Singapura.

Pengisian Data Profil

Ada dua cara untuk mengisi data profil: melalui pemindaian paspor atau secara manual.

Jika kamu memilih untuk memindai paspor, pastikan kamu memiliki paspor fisikmu yang siap dipindai.

Jika tidak, kamu juga bisa mengisi data secara manual dengan mengetikkan informasi yang diminta, seperti nama, tanggal lahir, jenis kelamin, negara, nomor paspor, dan masa berlaku paspor Indonesia kamu.

Setelah itu, lengkapi juga informasi kontak seperti alamat, nomor telepon, dan alamat email.

Pastikan semua informasi yang dimasukkan benar dan akurat.

3. Klik Profile Pribadi

Setelah menambahkan profil pribadi, klik kembali ke halaman utama dan pilih profil pribadi kamu.

Di sini, kamu akan diminta untuk mengisi tanggal kedatangan dan keberangkatan di Singapura.

Selanjutnya, pilih mode transportasi yang digunakan untuk tiba di Singapura, apakah melalui udara, darat, atau laut.

Isi dengan benar pada lewat website atau aplikasi MyICA SG Arrival Card.

Pengisian Detail Kedatangan

Jika kamu memilih jalur udara, kamu akan diminta untuk memasukkan kode dan nomor penerbangan dari tiket pesawatmu.

Selanjutnya, kamu akan diminta untuk mengisi informasi tentang akomodasi di Singapura, termasuk nama hotel atau alamat tempat tinggal lainnya.

Jika kamu memiliki rencana untuk transit atau melakukan perjalanan liburan ala backpacker selama beberapa hari di Singapura, juga sertakan informasi tersebut.

Informasi Perjalanan Sebelumnya

Kamu juga akan diminta untuk memberikan informasi tentang kota asalmu sebelum keberangkatan ke Singapura dan kota tujuan setelah tiba di Singapura.

Pastikan kamu memberikan informasi yang akurat dan lengkap untuk mempermudah proses imigrasi di Singapura.

4. Klik Declaration Summary

Setelah mengisi semua informasi yang diminta, periksa kembali untuk memastikan tidak ada yang terlewat.

Kemudian, klik “Declaration Summary” untuk melihat ringkasan pengisian formulir.

Pastikan kamu telah membaca dan memahami semua keterangan dan penjelasan yang tercantum.

Verifikasi dan Submit

Untuk menyelesaikan proses pengisian formulir, kamu perlu memverifikasi bahwa informasi yang kamu berikan benar dengan mengisi captcha yang ditampilkan di layar.

Setelah itu, klik “Submit” pada aplikasi MyICA SG Arrival Card untuk mengirimkan formulir secara elektronik.

5. Barcode dan Proses Imigrasi

Setelah berhasil mengirimkan formulir, kamu akan diberikan barcode yang dapat digunakan saat proses imigrasi di Singapura.

Pastikan kamu menyimpan barcode ini dengan aman dan siap untuk ditunjukkan kepada petugas imigrasi saat tiba di Bandara Changi atau pelabuhan Singapura.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu akan dapat mengisi Singapore Arrival Card dengan mudah dan cepat.

Pastikan untuk melakukannya minimal tiga hari sebelum keberangkatanmu ke Singapura untuk menghindari masalah atau keterlambatan di bandara atau pelabuhan.

Selamat melakukan perjalanan dan nikmati pengalamanmu di Singapura!

[ Baca Juga: Tentang Sejarah Negara Singapura Yang Penuh Dengan Warna ]

6. Pertanyaan Umum tentang MyICA SG Arrival Card Singapura Di 2024

Pertanyaan Umum tentang MyICA SG Arrival Card Singapura Di 2024

1. Siapa yang Perlu Mengirimkan MyICA SG Arrival Card Singapura?

Semua pelancong wajib mengirimkan Singapore Arrival Card sebelum tiba di Singapura, kecuali:

  • Mereka yang transit/melakukan transfer melalui Singapura tanpa melakukan pemeriksaan imigrasi; dan
  • Penduduk (warga negara Singapura, Penduduk Tetap, pemegang Pas Bermasa Panjang*) yang melakukan perjalanan naik bus, mobil atau naik kereta api melalui Woodlands dan juga Tuas Checkpoints.

*Pemegang Pas Bermasa Panjang termasuk pemegang Pas Pelajar, Pas Tanggungan, Pas Kunjungan Bermasa Panjang, dan Pas Kerja.

2. Kapan Harus Mengirimkan MyICA SG Arrival Card Singapura?

Anda diwajibkan mengirimkan SG Arrival Card dalam waktu tiga (3) hari (termasuk hari kedatangan) sebelum kedatangan di Singapura.* Hal ini untuk menghindari keterlambatan yang tidak perlu selama pemeriksaan imigrasi saat kedatangan Anda.

3. Apa Itu SGAC?

SG Arrival Card adalah versi elektronik dari kartu debar/berangkat (DE) berwarna putih (atau yang biasa dikenal sebagai kartu putih) yang wajib diserahkan oleh pengunjung asing saat kedatangan di Singapura untuk pemeriksaan imigrasi. Mulai dari 27 Maret 2020, ICA akan menghentikan penggunaan kartu DE berwarna putih dan semua pelancong harus memberikan informasi kedatangan mereka melalui layanan elektronik “SG Arrival Card” atau aplikasi seluler MyICA.

4. Apakah Saya yang Mengunjungi Singapura untuk Liburan Perlu Mengirimkan SG Arrival Card?

Semua pelancong diwajibkan mengirimkan SG Arrival Card sebelum kedatangan di Singapura. Ini tidak berlaku bagi mereka yang transit atau melakukan transfer melalui Singapura tanpa melakukan pemeriksaan imigrasi; atau Penduduk (warga negara Singapura, Penduduk Tetap, pemegang Pas Bermasa Panjang*) yang memasuki melalui Pintu Masuk Darat.

*Pemegang Pas Bermasa Panjang termasuk pemegang Pas Pelajar, Pas Tanggungan, Pas Kunjungan Bermasa Panjang, dan Pas Kerja.

5. Bolehkah Saya Mengirimkan SG Arrival Card untuk Beberapa Perjalanan dengan “Pengiriman Kelompok”?

“Pengiriman Kelompok” ditujukan untuk sekelompok orang yang melakukan perjalanan ke Singapura bersama-sama untuk satu perjalanan.

*Sebagai contoh, jika Anda tiba di Singapura pada 30 Juni 2023, Anda dapat mengirimkan deklarasi Anda mulai 28 Juni 2023.

6. Apa yang Perlu Diperhatikan Tentang Singapore Arrival Card?

SG Arrival Card bukan merupakan visa.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan masuk secara umum, silakan kunjungi halaman Memasuki Singapura.

Ini berisi informasi seperti persyaratan Visa.

Di layanan Singapore Arrival Card, Anda dapat memulai pengiriman dengan memilih salah satu dari dua opsi:

1. Warga negara Singapura, Penduduk Tetap, & Pemegang Pas Bermasa Panjang

2. Pengunjung Asing Pengiriman deklarasi kesehatan untuk:

  • Warga negara Singapura
  • Penduduk Tetap Singapura
  • Pemegang Pas Pelajar
  • Pemegang Pas Tanggungan
  • Pemegang Pas Kunjungan Bermasa Panjang
  • Pemegang Pas Kerja Pengiriman informasi kedatangan dan deklarasi kesehatan untuk:
  • Semua pengunjung asing
  • Pemegang Surat Persetujuan Prinsip (IPA) Anda akan menerima email konfirmasi yang dikirim ke alamat email yang dideklarasikan dalam SGAC Anda setelah pengiriman berhasil.

Panduan Lengkap Transportasi Umum Di Singapura Tahun 2024

Singapore, negeri singa yang ramah wisatawan, memiliki sistem transportasi umum yang sangat efisien dan nyaman untuk para warga lokal dan wisatawan di Singapura seperti MRT, Bus, dan Taksi. Untuk transportasi pribadi yang bisa disewa juga ada seperti misalnya sepeda. Nah, kali ini travel blog indonesia catperku.com akan mengulas semuanya di sini.

MRT Singapura: Moda Transportasi Unggulan

MRT Singapura: Moda Transportasi Unggulan

Salah satu moda transportasi utama yang sangat populer di Singapura adalah Mass Rapid Transit (MRT).

Dengan jaringan yang luas dan fasilitas modern, MRT menjadi pilihan favorit bagi wisatawan untuk menjelajahi kota ini dengan mudah.

Nah, sekarang Saya akan memberikan panduan lengkap tentang transportasi umum di Singapura, terutama MRT, agar perjalananmu semakin menyenangkan dan lancar.

Kenapa MRT Singapura Begitu Populer?

MRT Singapura, atau Mass Rapid Transit, memang menjadi salah satu sistem transportasi terbaik di dunia. Kenapa begitu?

Nah, pertama-tama, MRT sangat efisien. Kamu bisa sampai ke berbagai tujuan wisata dan pusat perbelanjaan dengan cepat dan tanpa macet.

Selain itu, MRT juga nyaman karena dilengkapi dengan AC dan konektivitas Wi-Fi. Petunjuk yang jelas di setiap stasiun membuat perjalananmu semakin mudah.

Keunggulan MRT Singapura

MRT Singapura memang menjadi andalan wisatawan internasional. Selain efisien dan nyaman, ada beberapa keunggulan lain yang membuat MRT begitu diminati:

  • Jaringan yang Luas: MRT menghubungkan berbagai tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan area residensial di Singapura. Dengan begitu, kamu bisa menjelajahi berbagai sudut kota dengan mudah.
  • Terintegrasi: MRT terintegrasi dengan sistem transportasi lainnya, seperti bus dan LRT (Light Rapid Transit), sehingga kamu bisa melakukan perjalanan lintas moda dengan lancar.
  • Harga Terjangkau: Tarif naik MRT di Singapura cukup terjangkau, terutama jika kamu menggunakan Singapore Tourist Pass atau kartu EZ Link.

Cara Menggunakan MRT Singapura

Untuk tutorial cara naik MRT di Singapura yang lebih lengkap bisa kamu baca di sini ya.

1. Dapatkan Singapore Tourist Pass (STP)

Singapore Tourist Pass (STP) adalah kartu isi ulang EZ Link yang istimewa yang memungkinkanmu bepergian sepuasnya dengan MRT dan bus selama satu, dua, atau tiga hari.

Kamu bisa mendapatkan STP di berbagai lokasi di Singapura, termasuk stasiun MRT tertentu dan kios otomatis STP di beberapa tempat strategis.

2. Gunakan Kartu Bank atau Mastercard®

Selain STP, kamu juga bisa menggunakan kartu bank atau Mastercard® untuk membayar tarif naik MRT.

Pastikan kartumu mendukung pembayaran tanpa kontak (contactless) dan memiliki saldo yang mencukupi.

3. Beli Kartu Pintar Isi Ulang Dewasa (EZ Link / Nets FlashPay)

Jika kamu tidak menggunakan STP atau kartu bank, kamu bisa membeli kartu pintar isi ulang dewasa seperti EZ Link atau Nets FlashPay.

Kartu ini bisa kamu beli di Kantor Tiket Transitlink atau toko serba ada di sekitar Singapura.

Tarif Naik MRT di Singapura

Tarif naik MRT di Singapura bervariasi tergantung jarak tempuh. Tarifnya dihitung mulai dari stasiun asal hingga stasiun tujuan.

Saldo kartumu akan dipotong saat kamu keluar dari stasiun tujuan, sesuai dengan tarif yang berlaku.

Kamu bisa mengecek tarif yang dikenakan dan saldo kartumu di mesin tiket atau mesin pengecekan saldo di stasiun MRT.

Bus di Singapura: Moda Transportasi Umum Yang Penting

Bus di Singapura: Moda Transportasi Umum Yang Penting

Singapura tidak hanya terkenal dengan sistem MRT-nya yang canggih, tetapi juga memiliki jaringan bus umum yang luas dan efisien.

Meskipun mungkin tidak sepopuler MRT di kalangan wisatawan, bus merupakan moda transportasi yang penting untuk menjelajahi banyak wilayah di Singapura, terutama yang tidak terjangkau oleh MRT.

Nah, kali ini saya akan memberikan panduan lengkap tentang cara naik bus di Singapura, mulai dari cara pembayaran hingga tips penting saat berada di atas bus.

Mengapa Bus Penting di Singapura?

Bus adalah moda transportasi yang penting di Singapura karena mencakup hampir semua wilayah di kota ini.

Meskipun tidak secepat MRT, bus tetap menjadi pilihan yang baik untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu, terutama di daerah-daerah yang tidak dilalui oleh jalur MRT.

Selain itu, bus juga menawarkan kenyamanan dengan AC dan ruang duduk yang nyaman.

Kamu juga bisa membaca website SBS Transit, SMRT, Go-Ahead Singapore, dan Tower Transit Singapore untuk informasi lebih lanjut mengenai moda transportasi umum di Singapura berupa bus ini.

Keuntungan Menggunakan Bus di Singapura

  • Jangkauan Luas: Sistem bus di Singapura mencakup hampir semua jalanan di kota ini, sehingga kamu bisa sampai ke banyak tempat yang tidak terjangkau oleh MRT.
  • Hemat Biaya: Naik bus bisa menjadi pilihan yang lebih hemat biaya daripada taksi atau layanan transportasi pribadi lainnya.
  • Pemandangan Kota: Naik bus memberikan kesempatan untuk melihat pemandangan kota yang beragam dari jendela bus, termasuk pepohonan hijau dan arsitektur khas Singapura.

Cara Menggunakan Bus di Singapura

Berikut informasi cara naik bus di Singapura.

1. Cara Naik Bus di Singapura

  • Pergi ke Pemberhentian Bus Terdekat: Pertama-tama, pastikan kamu berada di pemberhentian bus yang benar. Kamu bisa menemukan informasi tentang rute bus dan pemberhentian di aplikasi MyTransport atau Google Maps.
  • Tandai Bus yang Akan Dinaiki: Saat bus yang kamu tunggu tiba, angkat tanganmu untuk memberi tahu pengemudi bahwa kamu ingin naik. Ini adalah tanda bagi pengemudi bahwa ada penumpang yang ingin naik.
  • Bayar Tiket: Naiklah dari pintu depan dan bayar tiket bus dengan menggunakan kartu EZ Link/Nets FlashPay atau uang tunai. Pastikan untuk membayar dengan uang pas karena tidak ada kembalian yang diberikan.
  • Pencet Tombol Stop: Jika kamu ingin turun di pemberhentian selanjutnya, pencet tombol stop yang ada di dalam bus. Ini akan memberi tahu pengemudi bahwa kamu ingin turun di pemberhentian tersebut.
  • Tap Kartu Kembali: Saat turun dari bus, pastikan untuk men-tap kartu EZ Link/Nets FlashPay kamu pada mesin pembaca kartu di pintu keluar belakang.

2. Kartu Transportasi yang Dapat Digunakan

  • EZ Link/Nets FlashPay: Kartu ini dapat digunakan untuk membayar tiket bus di Singapura. Pastikan untuk mengisi saldo yang cukup sebelum naik bus.
  • Kartu Bank Internasional: Selain kartu EZ Link/Nets FlashPay, kamu juga bisa menggunakan kartu bank internasional seperti Visa atau Mastercard yang mendukung pembayaran tanpa kontak.

3. Gunakan Google Maps untuk Merencanakan Perjalanan

  • Google Maps: Untuk merencanakan perjalanan dengan bus di Singapura, kamu bisa menggunakan fitur Google Maps yang menyediakan informasi tentang rute bus dan perkiraan waktu kedatangan bus. Ini akan membantumu untuk menentukan rute yang tepat dan menghindari keterlambatan.

Itulah panduan lengkap tentang cara naik bus di Singapura.

Untuk informasi lebih lanjut, kamu juga bisa unduh aplikasi MyTransport yang tersedia untuk iOS dan Android

Meskipun tidak sepopuler MRT, bus tetap menjadi moda transportasi penting yang dapat membawamu ke berbagai tujuan di kota ini.

Dengan memahami cara naik bus dan menggunakan kartu transportasi yang tepat, kamu bisa menjelajahi Singapura dengan lebih mudah dan hemat.

Jadi, jangan ragu untuk mencoba bus saat berkunjung ke Singapura selanjutnya!

Taksi Biasa dan Online di Singapura: Kenapa Transportasi Umum Ini Juga Penting?

Taksi Biasa dan Online di Singapura: Kenapa Transportasi Umum Ini Juga Penting?

Taksi adalah pilihan transportasi yang nyaman dan praktis terutama ketika kamu ingin mendatangi tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh MRT atau bus.

Meskipun biayanya relatif lebih tinggi daripada menggunakan transportasi umum, taksi menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas yang sulit didapat dari moda transportasi lain.

Keuntungan Menggunakan Taksi di Singapura

  • Kenyamanan: Dengan naik taksi, kamu bisa sampai langsung di depan pintu tujuanmu tanpa perlu berjalan jauh dari stasiun MRT atau pemberhentian bus.
  • Praktis: Taksi tersedia di hampir semua tempat di Singapura, termasuk di sepanjang jalan dan di banyak tempat wisata.
  • Fleksibilitas: Kamu bisa memesan taksi kapan pun dan di mana pun kamu berada, baik melalui panggilan telepon atau aplikasi ride-hailing.

Jenis Taksi di Singapura

Taksi di Singapura terbagi menjadi dua jenis utama: taksi konvensional dan taksi online (ride-hailing). Berikut penjelasan singkat tentang keduanya:

1. Taksi Konvensional

Taksi konvensional atau biasa disebut sebagai “street-hail taxi” adalah taksi yang dapat kamu hentikan di pinggir jalan atau menunggu di pangkalan taksi yang tersedia di berbagai lokasi di kota.

2. Taksi Online (Ride-Hailing)

Taksi online adalah layanan transportasi yang bisa dipesan melalui aplikasi mobile seperti Grab, Go-jek, ComfortDelGro, TADA, dan Ryde.

Kamu bisa memesan taksi ini melalui aplikasi dan pembayaran dilakukan secara elektronik.

Tarif Taksi di Singapura

Komponen Biaya Taksi

Untuk memahami tarif taksi di Singapura, penting untuk mengetahui komponen biaya yang dikenakan.

Berikut beberapa komponen biaya utama yang perlu kamu ketahui:

1. Flag-down Fare

Flag-down fare adalah biaya dasar yang dikenakan ketika kamu menaiki taksi.

Untuk taksi standar, tarifnya berkisar antara $3.20 hingga $3.90, sementara untuk taksi premium, tarifnya berkisar antara $3.90 hingga $5.00.

2. Distance and Time-based Unit Fares

Biaya berdasarkan jarak tempuh dan waktu tunggu dihitung setiap 400 meter atau 45 detik, tergantung pada jenis taksi yang kamu naiki.

Tarifnya berkisar antara 22-25 sen untuk taksi standar dan 30-33 sen untuk taksi premium.

3. Peak Periods Fare

Selama periode sibuk, seperti pada jam sibuk pagi dan sore hari, tarif taksi akan dikenakan tambahan hingga 25% atau 50% dari tarif meter yang biasanya.

4. Location Surcharges

Ada juga biaya tambahan yang dikenakan jika kamu naik taksi dari atau ke beberapa lokasi tertentu, seperti bandara atau tempat wisata populer.

Biaya ini biasanya berkisar antara $3.00 hingga $8.00 tergantung pada lokasi dan waktu perjalanan.

5. Booking Fees

Jika kamu memesan taksi melalui aplikasi ride-hailing, biasanya akan dikenakan biaya tambahan atau booking fee.

Biaya ini berbeda-beda tergantung pada perusahaan taksi dan waktu pemesanan.

Tips Naik Taksi di Singapura

  • Pilih Taksi yang Tersedia: Pilih taksi yang tersedia di depan pintu masuk mall, hotel, atau pangkalan taksi resmi.
  • Periksa Tarif dan Biaya Tambahan: Pastikan untuk memeriksa tarif dan biaya tambahan sebelum naik taksi dan tanyakan kepada pengemudi jika ada hal yang kurang jelas.
  • Gunakan Aplikasi Ride-Hailing: Jika kamu ingin memesan taksi dengan mudah dan cepat, gunakan aplikasi ride-hailing yang tersedia di Singapura.
  • Berikan Petunjuk Jalan: Berikan petunjuk jalan yang jelas kepada pengemudi, terutama jika kamu tidak yakin dengan lokasi tujuanmu.

Dengan memahami tarif dan tips naik taksi di Singapura, kamu bisa menikmati perjalananmu dengan lebih nyaman dan lancar.

Jadi, jangan ragu untuk menggunakan taksi sebagai salah satu pilihan transportasimu saat berada di Singapura!

Bersepeda di Singapura: Sebuah Pengalaman yang Menyenangkan

Singapura, dengan segala kecanggihannya, menawarkan berbagai pilihan transportasi umum yang memudahkan perjalanan bagi penduduk lokal maupun wisatawan.

Selain MRT dan bus, bersepeda juga menjadi opsi menarik untuk menjelajahi pulau cerah ini.

Dalam panduan ini, kita akan membahas lebih detail tentang penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi yang umum digunakan di Singapura.

Mengapa Bersepeda di Singapura?

Bersepeda di Singapura bukan hanya tentang transportasi, tetapi juga tentang pengalaman.

Kota ini memiliki jaringan jalur sepeda yang terhubung dengan baik, memungkinkan kamu untuk menjelajahi berbagai tempat menarik dengan cara yang menyenangkan.

Selain itu, bersepeda juga merupakan cara yang ramah lingkungan untuk bergerak di sekitar kota tanpa meninggalkan jejak karbon.

Manfaat Bersepeda

  • Asupan Vitamin D: Bersepeda di bawah sinar matahari adalah cara yang baik untuk mendapatkan asupan Vitamin D, yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.
  • Menikmati Ruang Hijau: Singapura dikenal dengan taman-tamannya yang indah dan hijau. Bersepeda memungkinkan kamu untuk menikmati keindahan alam kota ini sambil berolahraga.
  • Mengurangi Kemacetan: Dengan bersepeda, kamu bisa menghindari kemacetan lalu lintas dan sampai di tujuan lebih cepat, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh mobil atau bus.

Sewa Sepeda di Singapura

Dimana sewa sepeda di Singapura?

Operator Berlisensi

Kamu dapat menyewa sepeda dari operator berlisensi di Singapura.

Mereka menyediakan sepeda berkualitas dan dapat diandalkan untuk menjelajahi kota ini.

Sebagian besar operator ini memiliki stasiun-stasiun penjemputan dan pengembalian sepeda yang tersebar di berbagai lokasi strategis di kota.

Aplikasi Sewa Sepeda

Selain itu, kamu juga bisa menyewa sepeda melalui aplikasi sewa sepeda seperti SG Bike atau yang lainnya.

Aplikasi ini memudahkan kamu untuk menemukan sepeda yang tersedia di sekitar lokasimu dan melakukan pembayaran secara digital.

Tips Bersepeda di Singapura

Baca tips berikut ini biar naik sepeda di Singapura lebih nyaman.

Patuhi Peraturan Bersepeda

Sebelum memulai perjalanan bersepeda, pastikan kamu memahami dan mematuhi peraturan bersepeda di Singapura.

Kamu dapat membaca pedoman resmi tentang bersepeda di situs web Land Transport Authority (LTA) Singapura untuk informasi lebih lanjut.

Perhatikan Ukuran Sepeda Lipat

Jika kamu berencana untuk membawa sepeda lipat ke dalam kereta atau bus, pastikan untuk memeriksa ukurannya terlebih dahulu.

Beberapa operator transportasi mungkin memiliki batasan ukuran untuk sepeda yang dapat dibawa ke dalam kendaraan.

Jaga Keamanan dan Keselamatan

Ingatlah untuk selalu mengenakan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya saat bersepeda di jalan raya. Selalu berhati-hati dan patuhi rambu lalu lintas untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Kesimpulan

Bersepeda di Singapura adalah cara yang menyenangkan dan ramah lingkungan untuk